Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Respons Pemadaman Bergilir, Waka MPR Tekankan Urgensi Transisi Energi

Jakarta - Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Eddy Soeparno, merespons penjelasan PT PLN (Persero) bersama pemerintah terkait pemadaman bergilir yang baru-baru ini terjadi di

Jul 06, 2026 - 14:09
0 1
Respons Pemadaman Bergilir, Waka MPR Tekankan Urgensi Transisi Energi

Jakarta - Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Eddy Soeparno, merespons penjelasan PT PLN (Persero) bersama pemerintah terkait pemadaman bergilir yang baru-baru ini terjadi di sejumlah wilayah. Dalam keterangan resmi, gangguan yang muncul pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berbahan bakar batu bara didentifikasi sebagai salah satu pemicu utama insiden tersebut. Menurut Eddy, peristiwa ini harus dijadikan momentum bagi Indonesia untuk melakukan evaluasi serius terhadap ketahanan energi nasional yang hingga kini masih sangat bergantung pada pembangkit fosil.

Dalam keterangannya pada Senin (22/6/2026), Eddy menegaskan bahwa ketergantungan yang terlalu besar pada satu sumber energi menciptakan kerentanan sistemik yang berpotensi mengganggu stabilitas kelistrikan secara luas. Ia menilai pemadaman bergilir bukan sekadar masalah operasional biasa, melainkan sinyal bahaya yang mengindikasikan ketidakseimbangan struktur pasokan listrik nasional. Dampaknya, aktivitas masyarakat, dunia usaha, hingga layanan publik terganggu secara signifikan akibat ketergantungan pada infrastruktur yang rapuh dan tidak memiliki cadangan sistem yang memadai.

"Kejadian pemadaman bergilir ini menunjukkan bahwa ketergantungan yang terlalu besar pada satu sumber energi menciptakan kerentanan sistemik yang harus segera diatasi," ujar Eddy Soeparno, seperti dilansir Beritaseputar.com.

Momentum Percepatan Transisi Energi Bersih

Eddy Soeparno mendorong agar pemerintah dan PLN tidak hanya fokus pada perbaikan teknis jangka pendek, tetapi juga melakukan lompatan kebijakan dalam diversifikasi sumber energi. Ia menekankan pentingnya mempercepat transisi energi menuju sumber energi baru terbarukan (EBT) seperti panas bumi, surya, dan angin untuk memperkuat ketahanan sistem kelistrikan nasional. Dengan mengurangi dominasi batu bara dan meningkatkan proporsi EBT, risiko gangguan besar di masa depan dapat diminimalisir secara signifikan sekaligus mendukung komitmen keberlanjutan lingkungan.

Politisi asal PAN ini juga menyoroti perlunya investasi besar-besaran pada pengembangan teknologi bersih sekaligus modernisasi pembangkit yang ada. Menurutnya, kebijakan energi ke depan harus memastikan keandalan pasokan listrik tanpa mengabaikan komitmen iklim dan keberlanjutan. Beritaseputar.com melaporkan, peristiwa pemadaman bergilir yang melanda sejumlah daerah telah mengingatkan kembali bahwa ketahanan energi merupakan pilar vital bagi stabilitas nasional. Untuk itu, sinergi antarlembaga negara, dukungan regulasi yang tegas, dan komitmen politik dari seluruh pihak sangat dibutuhkan agar transisi energi tidak lagi sekadar wacana, melainkan aksi nyata yang melindungi kelistrikan Indonesia di masa mendatang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
andika-rivaldi

Reporter Ekonomi. Reporter isu ekonomi yang memengaruhi gaya hidup.

Comments (0)

User