Putin Duduk di Kokpit Pesawat Baru Rusia, Pamer Teknologi Kedirgantaraan di Zhukovsky
Presiden Rusia Vladimir Putin melakukan kunjungan yang menegaskan ambisi negaranya dalam industri penerbangan, Rabu (24/6/2025). Di Institut Penelitian Pen
Presiden Rusia Vladimir Putin melakukan kunjungan yang menegaskan ambisi negaranya dalam industri penerbangan, Rabu (24/6/2025). Di Institut Penelitian Penerbangan Gromov, Zhukovsky, Putin tidak hanya meninjau, tetapi juga langsung masuk ke kokpit dan menjajal kursi pilot dari tiga pesawat penumpang terbaru buatan Rusia. Momen gagah itu menjadi simbol kebangkitan kedirgantaraan Rusia di tengah sanksi Barat.
Kronologi Kunjungan Presiden Putin ke Pabrik Pesawat
Berikut adalah urutan penting dari kunjungan yang disorot media internasional:
- 10:00 waktu setempat: Putin tiba di Institut Gromov, disambut oleh Menteri Perindustrian dan Perdagangan Denis Manturov serta CEO United Aircraft Corporation Yuri Slyusar.
- Inspeksi Pesawat Pertama: Kunjungan dimulai dengan meninjau MS-21, pesawat penumpang jarak menengah berbadan sempit yang selama ini diandalkan Rusia untuk menyaingi Boeing 737 dan Airbus A320. Putin mengelilingi badan pesawat sebelum memasuki kabin.
- Duduk di Kokpit: Puncaknya, Putin naik ke kokpit MS-21 dan duduk di kursi kapten. Dengan senyum lebar, ia memegang kemudi dan menanyakan detail teknis kepada teknisi. \"Rasanya seperti siap terbang,\" ujarnya.
- Pengujian Superjet 100: Giliran pesawat regional Sukhoi Superjet 100, versi terbaru yang menggunakan lebih banyak komponen dalam negeri pasca sanksi. Putin masuk ke kabin penumpang dan berinteraksi dengan awak uji.
- Inspeksi Il-114-300: Pesawat turboprop Ilyushin Il-114-300 yang dirancang untuk rute antarkota juga dikunjungi, menunjukkan diversifikasi armada sipil Rusia.
- Pernyataan sikap: Di akhir kunjungan, Putin menyampaikan sambutan menandaskan bahwa Rusia akan terus memproduksi pesawat modern meski tekanan ekonomi global.
Pesawat yang Dipamerkan: Simbol Kebangkitan
Ketiga pesawat yang dipresentasikan merupakan proyek nasional pascainsiden Ukraina. MS-21 menjadi bintang utama dengan sayap komposit hitam yang inovatif, mampu menampung hingga 211 penumpang. Pesawat ini telah menjalani uji sertifikasi dan dijadwalkan mulai beroperasi secara komersial pada akhir 2025. Sementara Sukhoi Superjet 100 yang telah dimodifikasi kini diberi nama Superjet New, menggantikan 40 komponen impor dengan produksi lokal. Adapun Il-114-300 merupakan jawaban atas kebutuhan transportasi di kawasan terpencil.
\"Ini adalah bukti bahwa kami dapat berdiri sendiri. Teknologi kami tidak kalah dengan siapa pun,\" tegas Putin dalam pidatonya.
Implikasi Geopolitik dan Industri
Kunjungan ini bukan sekadar pameran. Rusia telah menghadapi sanksi yang membekukan pengiriman pesawat Boeing dan Airbus sejak 2022. Dengan demikian, pengembangan armada domestik menjadi keharusan untuk menjaga konektivitas. Menurut data Kementerian Perindustrian, target produksi mencapai 1.000 pesawat baru secara bertahap hingga 2030. Langkah ini didukung alokasi anggaran sebesar 280 miliar rubel untuk riset penerbangan sipil tahun ini.
Para analis menilai momen Putin di kokpit sebagai tanggapan langsung terhadap kritik Barat. \"Ini adalah pesan kuat bahwa isolasi tidak menghentikan inovasi,\" kata pakar kedirgantaraan dari Moscow Aviation Institute, Dr. Igor Novikov.
Respons Publik dan Media
Foto-foto Putin di kokpit langsung viral di media sosial Rusia. Tagar #PutinDiKokpit menduduki trending di VKontakte. Warganet memuji gagahnya sang presiden, sementara media barat meragukan kelaikan pesawat tersebut. Namun beberapa maskapai domestik seperti Aeroflot telah memesan 210 unit MS-21.
[SOCIAL_TWEET]: Presiden Putin pamer kegagahan di kokpit pesawat baru #MS21 di tengah sanksi Barat. \"Rasanya siap terbang,\" ujarnya. Sebuah pesan kuat untuk dunia bahwa Rusia tak bisa diisolasi ✈️🇷🇺 #Putin #AviationNews[SOCIAL_TG]: ✈️ Putin Duduk di Kokpit Pesawat Baru Rusia! Presiden tinjau MS-21, Superjet 100, dan Il-114-300 di Zhukovsky. Bukti kebangkitan industri penerbangan pasca sanksi. Baca lengkapnya!
Comments (0)