Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Pria Ganteng dari Singapura Ternyata Rekayasa AI, Ibu di Medan Tertipu Rp120 Miliar

Medan, Beritaseputar.com – Seorang ibu rumah tangga di Kota Medan menjadi korban penipuan berkedok asmara atau love scam yang merugikannya hingga Rp120 miliar. Pelaku, yang mengaku sebagai pria t

Jul 08, 2026 - 00:21
0 0
Pria Ganteng dari Singapura Ternyata Rekayasa AI, Ibu di Medan Tertipu Rp120 Miliar

Medan, Beritaseputar.com – Seorang ibu rumah tangga di Kota Medan menjadi korban penipuan berkedok asmara atau love scam yang merugikannya hingga Rp120 miliar. Pelaku, yang mengaku sebagai pria tampan asal Singapura, ternyata hanyalah warga lokal yang menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk memoles identitas palsu.

Kasus ini terungkap dalam laporan media kami pada Selasa (27/5/2025) setelah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) mengeluarkan peringatan keras terhadap maraknya modus penipuan serupa. Korban yang tidak disebutkan identitasnya tersebut dilaporkan kehilangan dana fantastis dalam waktu singkat, yakni hanya empat bulan.

Kronologi Penipuan

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku pertama kali menghubungi korban melalui media sosial dengan profil yang sangat meyakinkan. Foto-foto yang ditampilkan memperlihatkan sosok pria berwajah rupawan dengan latar belakang kehidupan mewah di luar negeri. Pelaku membangun komunikasi intensif, merayu, dan menciptakan hubungan asmara virtual dengan korban hingga korban terbuai.

Setelah kepercayaan korban sepenuhnya didapatkan, pelaku mulai melancarkan berbagai dalih untuk meminta transfer dana, mulai dari urusan bisnis yang mendesak, biaya pengobatan darurat, hingga janji akan segera menemui korban dan menikahinya. Total kerugian korban mencapai Rp120 miliar yang ditransfer secara bertahap dalam kurun empat bulan.

Pelaku Gunakan Identitas Pria Ganteng Rekayasa AI

Hasil penyelidikan sementara mengungkap fakta mengejutkan. Pelaku yang mengaku bernama 'Andre' dan berkewarganegaraan Singapura itu sebenarnya adalah seorang pria asal Medan juga. Identitas 'pria ganteng' tersebut sepenuhnya merupakan hasil rekayasa gambar dan video menggunakan teknologi deepfake dan AI. Pihak berwenang kini tengah memburu pelaku yang identitas aslinya mulai terendus.

"Baik laki-laki maupun perempuan bisa menjadi korban love scam. Pelaku biasanya menggoda korban dengan 'sosok' berparas menarik, dan kebanyakan hanya hasil rekayasa AI. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dan selalu memverifikasi identitas orang yang baru dikenal di dunia maya, apalagi jika sudah menyangkut uang," tegas Ketua Satgas PASTI, Rizal Ramadhani, dalam keterangan kepada Beritaseputar.com.

OJK Perkuat Literasi Digital

OJK melalui Satgas PASTI terus menggencarkan edukasi dan literasi keuangan digital kepada masyarakat. Pihaknya menegaskan bahwa love scam merupakan salah satu modus penipuan yang paling banyak memakan korban dalam beberapa waktu terakhir, bersanding dengan penipuan berkedok investasi dan pinjaman online ilegal.

Masyarakat diimbau untuk menerapkan prinsip "Kenali, Pahami, Laporkan" jika menemui tawaran atau permintaan keuangan yang mencurigakan dari kenalan di dunia maya. Setiap indikasi penipuan dapat segera dilaporkan ke layanan pengaduan OJK atau aparat penegak hukum setempat.

Kasus ini menjadi tamparan keras bagi kita semua untuk tidak terjebak dalam buaian kata-kata manis dan tampilan visual yang sempurna di balik layar. Sebab, di era kecerdasan buatan, siapa pun bisa menjadi siapa saja—termasuk penipu ulung yang siap menguras harta korbannya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
rina-wulandari

Editor Hiburan. Editor hiburan dan budaya populer.

Comments (0)

User