Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Pria Asal Bandung Hilang di Sungai Banyuasin, Diduga Jadi Korban Terkaman Buaya Saat Memperbaiki Perahu

Banyuasin, Beritaseputar.com — Seorang pria muda bernama Ipan Nurzaman (25) dilaporkan hilang secara misterius di aliran sungai wilayah Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Warga Kab

Jul 08, 2026 - 04:26
0 0
Pria Asal Bandung Hilang di Sungai Banyuasin, Diduga Jadi Korban Terkaman Buaya Saat Memperbaiki Perahu

Banyuasin, Beritaseputar.com — Seorang pria muda bernama Ipan Nurzaman (25) dilaporkan hilang secara misterius di aliran sungai wilayah Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Warga Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat itu diduga kuat menjadi korban serangan buaya saat tengah asyik memperbaiki perahu tradisional jenis jukung pada dini hari.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media kami di lapangan, peristiwa nahas tersebut terjadi pada Senin (6/7/2026) sekitar pukul 01.53 WIB. Lokasi kejadian berada di perairan sekitar Dusun I, Desa Teluk Betung. Saat itu, korban diketahui sedang memperbaiki jukung miliknya di tepi sungai sebelum akhirnya keberadaannya tidak diketahui lagi dan memicu kecurigaan warga sekitar.

Menyikapi laporan orang hilang ini, Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan langsung bertindak cepat dengan menerjunkan personel dari Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) ke lokasi kejadian. Proses pencarian digelar secara intensif dengan menyusuri sepanjang aliran sungai yang diduga menjadi titik hilangnya korban.

"Tim gabungan telah melakukan koordinasi secara intensif dengan aparat desa setempat, para saksi mata, serta masyarakat untuk memetakan area pencarian dan mempercepat proses evakuasi," demikian keterangan yang dirangkum dari laporan tim Beritaseputar.com, Selasa (7/7/2026).

Wilayah Banyuasin yang memiliki banyak aliran sungai dan rawa memang dikenal sebagai habitat alami buaya muara. Keberadaan reptil predator ini kerap menjadi ancaman bagi warga yang aktivitas kesehariannya tidak lepas dari sungai, seperti nelayan dan petani. Para saksi yang berada di lokasi menduga kuat bahwa korban diserang dan diseret oleh buaya ke dalam air saat sedang fokus memperbaiki lambung perahu.

Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan dari Ditpolairud bersama warga setempat masih terus melakukan penyisiran di sepanjang bantaran dan badan sungai. Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat di sekitar Pulau Rimau untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas sendirian di perairan, terutama pada malam atau dini hari, guna menghindari potensi insiden serupa.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
eko-saputra

Editor Nasional. Editor isu nasional dekat kehidupan sehari-hari.

Comments (0)

User