Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Prabowo: Indonesia dan Singapura Sepakat Jaga Selat Malaka Tetap Aman dan Bebas Akses

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia dan Singapura untuk menjaga Selat Malaka tetap terbuka dan dapat diakses tanpa hambatan. Kesepakatan ini menjadi sorotan utama dalam

Jul 07, 2026 - 22:58
0 0
Prabowo: Indonesia dan Singapura Sepakat Jaga Selat Malaka Tetap Aman dan Bebas Akses

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia dan Singapura untuk menjaga Selat Malaka tetap terbuka dan dapat diakses tanpa hambatan. Kesepakatan ini menjadi sorotan utama dalam pertemuan Leaders Retreat Indonesia-Singapura yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (6/7/2026). Dalam konferensi pers bersama Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong, Prabowo menyampaikan bahwa pertemuan tersebut menunjukkan kedewasaan hubungan kedua negara yang kini semakin strategis.

Selat Malaka sebagai Prioritas Keamanan Kawasan

Indonesia dan Singapura sebagai dua negara yang berbatasan langsung di Selat Malaka menyadari betul pentingnya menjaga jalur pelayaran tersebut. Selat Malaka merupakan salah satu jalur perdagangan internasional tersibuk di dunia yang menghubungkan Samudra Hindia dengan Laut Cina Selatan. Setiap hari, ribuan kapal melintas membawa energi, barang, dan komoditas. Oleh karena itu, keamanan dan kebebasan akses menjadi isu bersama yang harus terus dijaga. Media kami melaporkan bahwa pembahasan tentang Selat Malaka menjadi bagian penting dalam rangkaian Leaders Retreat kali ini.

"Sekali lagi saya tegaskan di sini bahwa Leaders' Retreat hari ini menunjukkan kematangan, kepercayaan, dan nilai strategis hubungan Indonesia dan Singapura. Sebagai contoh, kita tegaskan kembali sikap Indonesia dan Singapura masalah Selat Malaka. Indonesia dan Singapura adalah negara yang langsung berbatasan di Selat Malaka," ujar Prabowo.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kedua negara memiliki kesepahaman penuh untuk memastikan Selat Malaka tidak menjadi titik konflik atau pusat ketegangan yang dapat mengganggu arus pelayaran global. Kerja sama ini juga mencakup patroli terkoordinasi, pertukaran informasi, dan penanganan ancaman keamanan maritim seperti perompakan dan penyelundupan.

Memperkuat Kemitraan Bilateral

Leaders Retreat tahun ini bukan hanya membahas Selat Malaka, tetapi juga sejumlah agenda strategis lainnya, termasuk kerja sama ekonomi digital, transisi energi hijau, dan pertahanan. PM Lawrence Wong menyambut positif komitmen Indonesia dan menegaskan bahwa Singapura siap meningkatkan kolaborasi di berbagai sektor. Menurut laporan dari Beritaseputar.com, suasana pertemuan berlangsung hangat dan konstruktif, menandai semakin eratnya hubungan kedua negara dalam menghadapi tantangan regional dan global. Dengan komitmen bersama ini, stabilitas kawasan dan kepentingan maritim Indonesia sebagai poros maritim dunia semakin terjaga.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
salsa-bintari

Reporter Komunitas. Reporter cerita komunitas dan tren lokal.

Comments (0)

User