Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Potret Pemegang KJP Tertib Antre Sembako di Cilincing

Beritaseputar.com, Jakarta - Ratusan pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP) tumpah ruah mengantre sembako bersubsidi di kawasan Cilincing, Jakarta Utara, Kamis pagi. Meski jumlah peserta membeludak, a

Jul 07, 2026 - 22:50
0 0
Potret Pemegang KJP Tertib Antre Sembako di Cilincing

Beritaseputar.com, Jakarta - Ratusan pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP) tumpah ruah mengantre sembako bersubsidi di kawasan Cilincing, Jakarta Utara, Kamis pagi. Meski jumlah peserta membeludak, antrean berlangsung tertib dan terpantau saling menjaga jarak. Laporan media kami di lapangan merekam bagaimana warga, mulai dari ibu rumah tangga hingga para orang tua, rela datang sejak subuh demi mendapatkan paket kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Antusiasme Warga Sejak Subuh

Berdasarkan pantauan, antrean sudah mulai mengular sejak pukul 05.30 WIB. Para pemegang KJP membawa dokumen persyaratan seperti fotokopi kartu dan KTP. Sejumlah petugas dari kelurahan serta Satpol PP dikerahkan untuk memastikan jalannya distribusi berjalan lancar tanpa kerumunan yang berlebihan. Sistem kupon diterapkan untuk memecah gelombang peserta, sehingga tidak terjadi penumpukan di satu titik. “Kami mengapresiasi inisiatif warga yang sangat kooperatif mengikuti arahan petugas. Ini bukti bahwa program bantuan sosial bisa berlangsung damai jika dikelola dengan baik,” ujar salah seorang petugas satuan tugas pangan setempat.

Isi Paket dan Manfaatnya

Berdasarkan keterangan yang dihimpun media kami, setiap paket sembako bersubsidi berisi beras 5 kilogram, minyak goreng 2 liter, gula pasir 1 kilogram, dan beberapa bungkus mi instan. Paket ini ditebus dengan harga yang jauh di bawah harga pasar—hanya sekitar 40 persen dari total harga normal—berkat subsidi dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang menggandeng BUMD pangan. Program ini merupakan perluasan dari pemanfaatan KJP, yang tak hanya untuk biaya pendidikan, tetapi juga untuk menjangkau akses pangan warga kurang mampu.

“Saya sangat terbantu, apalagi sekarang harga beras naik. Dengan bantuan ini, setidaknya untuk dua minggu ke depan dapur masih terisi,” kata Ika (38), warga Cilincing yang ditemui di lokasi.

Selain Ika, sejumlah penerima manfaat lain mengaku rutin memanfaatkan program serupa yang digelar setiap dua bulan sekali. Mereka berharap cakupan penerima bisa diperluas, mengingat masih ada tetangga yang belum memiliki KJP namun kondisi ekonominya tak kalah sulit. “Anak saya masih sekolah, jadi KJP tetap prioritas. Tapi kalau bisa, tetangga yang ekonominya susah juga dikasih akses sembako murah,” timpal Suryani (52), warga lainnya.

Dukungan Pemprov DKI

Pihak kelurahan setempat menegaskan bahwa penyaluran sembako bersubsidi bagi pemegang KJP ini adalah bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah sekaligus menjaga daya beli masyarakat bawah. Data dari tim pengendali inflasi Jakarta Utara menunjukkan, sepanjang 2025, kegiatan serupa telah menjangkau lebih dari 15.000 keluarga di enam kecamatan. Ke depan, Pemprov akan mengevaluasi mekanisme penyaluran dengan memanfaatkan aplikasi digital agar warga bisa memesan dan mengambil paket sesuai jadwal, meminimalkan antrean panjang.

Dengan cuaca pagi yang cerah dan koordinasi yang matang, distribusi sembako di Cilincing selesai sekitar pukul 11.00 WIB tanpa insiden berarti. Tertibnya antrean ini menjadi potret positif di tengah kerap munculnya stigma antrean sembako yang ricuh. Media kami akan terus memantau perkembangan program-program serupa untuk menyajikan informasi yang akurat dan mengedukasi publik.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
andika-rivaldi

Reporter Ekonomi. Reporter isu ekonomi yang memengaruhi gaya hidup.

Comments (0)

User