Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Polda Metro Kerahkan Ribuan Personel untuk Amankan Aksi Massa di Pusat Jakarta

Beritaseputar.com melaporkan bahwa jajaran Kepolisian Daerah Metro Jaya telah menyiagakan ribuan personel gabungan guna mengawal rencana aksi penyampaian pendapat yang akan digelar oleh sejumlah elem

Jul 08, 2026 - 00:11
0 0
Polda Metro Kerahkan Ribuan Personel untuk Amankan Aksi Massa di Pusat Jakarta

Beritaseputar.com melaporkan bahwa jajaran Kepolisian Daerah Metro Jaya telah menyiagakan ribuan personel gabungan guna mengawal rencana aksi penyampaian pendapat yang akan digelar oleh sejumlah elemen massa di beberapa titik strategis ibu kota, Senin (22/6/2026). Langkah ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian untuk memastikan bahwa kegiatan penyampaian aspirasi di muka umum dapat berjalan dengan tertib, aman, dan tanpa menimbulkan gangguan berarti bagi aktivitas masyarakat luas.

Sebaran Personel dan Lokasi Pengamanan

Berdasarkan keterangan resmi yang diterima redaksi, total 4.057 personel telah disiapkan untuk melakukan pengamanan dan pelayanan selama berlangsungnya aksi. Mereka akan ditempatkan di sejumlah lokasi yang diprediksi menjadi titik kumpul dan jalur pergerakan massa, di antaranya kawasan Monumen Nasional (Monas), Bundaran Hotel Indonesia (HI) serta Dukuh Atas, dan area sekitar Gedung DPR/MPR RI serta Kementerian Kehutanan RI. Pemilihan lokasi ini mempertimbangkan eskalasi potensi konsentrasi massa yang cukup tinggi, mengingat peran sentral kawasan tersebut sebagai ruang publik dan pusat pemerintahan.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Budi Hermanto, mengungkapkan bahwa pengamanan akan dilakukan dengan pendekatan yang mengedepankan sisi kemanusiaan.

"Polda Metro Jaya menyiapkan 4.057 personel gabungan untuk melayani masyarakat yang akan menyampaikan pendapat. Pengamanan dilakukan secara humanis, persuasif, dan tetap mengedepankan keselamatan seluruh pihak, baik peserta aksi maupun masyarakat pengguna jalan," ujar Kombes Budi.

Lebih lanjut, Kombes Budi menjelaskan bahwa selain berfokus pada aspek keamanan, pihaknya juga memprioritaskan kelancaran arus lalu lintas di sekitar titik-titik rawan kepadatan. Rekayasa lalu lintas bersifat situasional akan diterapkan menyesuaikan dengan dinamika di lapangan. Masyarakat yang hendak melintas diimbau untuk mencari jalur alternatif guna menghindari kemacetan serta tetap mematuhi arahan dari petugas yang berjaga. Polda Metro Jaya juga telah berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk Dinas Perhubungan, untuk mengoptimalkan penguraian arus kendaraan secara real-time.

Penurunan personel dalam skala besar ini, menurut laporan Beritaseputar.com, juga dibarengi dengan persiapan sarana pendukung seperti kendaraan taktis, ambulans, dan unit pengurai massa yang disiagakan secara proporsional. Semua itu dilakukan bukan untuk membatasi kebebasan berpendapat, melainkan untuk menciptakan ruang aman bagi semua pihak dalam menyampaikan suaranya secara damai.

Dengan pengamanan terpadu ini, diharapkan seluruh rangkaian aksi dapat berlangsung sesuai koridor hukum yang berlaku, dan aspirasi massa dapat tersalurkan tanpa menimbulkan konflik atau mengorbankan ketertiban umum. Polda Metro Jaya mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama menjaga suasana Jakarta tetap kondusif. (Buffy/Beritaseputar.com)

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
eko-saputra

Editor Nasional. Editor isu nasional dekat kehidupan sehari-hari.

Comments (0)

User