Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

PKB Siapkan Sanksi Tegas Jika Kader Terbukti Lakukan Intimidasi Terkait Kematian dr Icha

Jakarta, Beritaseputar.com — Dugaan intimidasi yang menimpa tenaga medis saat bertugas kembali menjadi sorotan. Kali ini, peristiwa nahas yang berujung pada meninggalnya dr Eliza Princila Utami Paka

Jul 08, 2026 - 05:21
0 0
PKB Siapkan Sanksi Tegas Jika Kader Terbukti Lakukan Intimidasi Terkait Kematian dr Icha
Jakarta, Beritaseputar.com — Dugaan intimidasi yang menimpa tenaga medis saat bertugas kembali menjadi sorotan. Kali ini, peristiwa nahas yang berujung pada meninggalnya dr Eliza Princila Utami Pakaenoni, atau yang akrab disapa dr Icha, di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Leona, Kefamenanu, memicu reaksi keras dari internal partai politik.

Kecaman Keras untuk Oknum Anggota Dewan

Wakil Ketua Komisi IX DPR yang juga menjabat sebagai Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa, Nihayatul Wafiroh (Ninik), menyampaikan kecaman mendalam atas insiden tersebut. Pernyataan tegas ini disampaikan langsung oleh Ninik kepada awak media pada Senin (29/6/2026), menyusul kabar dugaan keterlibatan dua anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur. Meskipun tidak merinci identitas kedua legislator tersebut, Ninik mengonfirmasi bahwa salah satu pihak yang diduga terlibat, yakni Norbertus Tubani, adalah kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Atas dasar itu, Ninik menegaskan bahwa partainya tidak akan tinggal diam dan telah menyiapkan mekanisme sanksi disiplin partai jika keterlibatan kadernya terbukti secara sah.

"Kita semua memiliki tanggung jawab untuk memastikan tenaga kesehatan dapat bekerja dengan aman, tanpa tekanan maupun intimidasi. Siapa pun yang terbukti menyalahgunakan jabatan atau kekuasaan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku," tegas Ninik dalam keterangannya yang dikutip media kami, Senin (29/6/2026).

Jaminan Perlindungan untuk Tenaga Medis

Menurut Ninik, tindakan intimidatif terhadap tenaga kesehatan dalam situasi apa pun merupakan pelanggaran serius yang tidak dapat ditoleransi. Ia menekankan bahwa dokter dan perawat di garda terdepan layanan kesehatan memiliki hak mutlak untuk bekerja tanpa rasa takut. Politisi PKB itu juga mendorong penegakan hukum secara objektif agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. “Ini soal kemanusiaan dan penghormatan terhadap profesi. Kami di DPR akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas,” imbuhnya.

Proses Hukum dan Sanksi Internal Berjalan Beriringan

Langkah cepat PKB dalam menyiapkan sanksi internal ini diambil tanpa menunggu proses hukum pidana selesai sepenuhnya. Ninik menyatakan bahwa mekanisme partai akan berjalan beriringan dengan investigasi aparat penegak hukum. Jika nantinya terbukti menyalahgunakan wewenang, partai tidak hanya akan menjatuhkan sanksi disiplin, tetapi juga mendukung sepenuhnya proses pencabutan hak-hak politik yang bersangkutan. Meninggalnya dr Icha menyisakan duka mendalam bagi dunia kedokteran Indonesia. Ia dikenal sebagai sosok dokter muda berprestasi yang berdedikasi tinggi melayani pasien di daerah. Dukungan terhadap pengusutan tuntas kasus ini terus mengalir dari berbagai organisasi profesi, mahasiswa kedokteran, dan masyarakat umum. Media kami akan terus memantau perkembangan penyelidikan kasus intimidasi yang terjadi di RS Leona ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
kartika-dewi

Fact Checker. Memverifikasi klaim gaya hidup dan tren.

Comments (0)

User