Pertamina Genjot Kemandirian Energi dan Ketahanan Pangan Lewat Program DEB
Jakarta — PT Pertamina (Persero) terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pemberdayaan masyarakat di wilayah perdesaan. Melalui Program Desa Energi Berdikari (DEB), perusahaan pelat merah ini
Jakarta — PT Pertamina (Persero) terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pemberdayaan masyarakat di wilayah perdesaan. Melalui Program Desa Energi Berdikari (DEB), perusahaan pelat merah ini berupaya menciptakan ekosistem energi terbarukan yang terintegrasi dengan penguatan ekonomi lokal, sekaligus memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai tulang punggung perekonomian desa.
Berdasarkan laporan yang diterima media kami, program DEB menjadi salah satu langkah strategis Pertamina dalam menyelaraskan kebijakan korporasi dengan Asta Cita Pemerintah, khususnya dalam aspek pembangunan kemandirian energi yang bertumpu pada sumber daya terbarukan. Inisiatif ini tidak hanya berfokus pada transisi energi semata, namun juga memastikan adanya pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di tingkat perdesaan.
Energi terbarukan yang dikembangkan melalui program DEB disesuaikan dengan potensi lokal masing-masing desa. Pendekatan berbasis potensi daerah ini memungkinkan masyarakat mendapatkan manfaat langsung, baik dari sisi ketersediaan energi bersih maupun dari peningkatan produktivitas sektor-sektor andalan desa seperti pertanian, perikanan, dan industri rumah tangga.
"Program DEB dirancang agar transisi energi tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron.
Pernyataan Baron tersebut menegaskan bahwa Pertamina memandang transisi energi sebagai peluang untuk membangun kemandirian desa secara holistik. Energi terbarukan seperti tenaga surya, biogas, dan mikrohidro yang diimplementasikan dalam program DEB diharapkan mampu menurunkan biaya operasional kegiatan produktif masyarakat, sekaligus membuka akses energi bagi wilayah-wilayah yang selama ini belum terjangkau jaringan listrik konvensional.
Selain DEB, Pertamina juga memperkuat peran UMKM sebagai motor penggerak ekonomi rakyat. Dukungan diberikan dalam bentuk pendampingan usaha, akses permodalan, hingga pelatihan peningkatan kapasitas produksi dan pemasaran. Integrasi antara penyediaan energi terbarukan dengan pengembangan UMKM diyakini mampu menciptakan rantai nilai ekonomi yang kuat di tingkat tapak, sekaligus menekan angka kemiskinan di kawasan perdesaan.
Program DEB sendiri telah menjangkau puluhan desa di berbagai wilayah Indonesia, dengan capaian yang menunjukkan peningkatan signifikan pada indeks pembangunan desa dan pendapatan asli desa. Pertamina menargetkan perluasan program ini ke lebih banyak wilayah, sejalan dengan arahan pemerintah untuk mempercepat transisi energi nasional. Keberhasilan program ini juga menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara korporasi, masyarakat, dan pemerintah mampu menghasilkan dampak sosial-ekonomi yang konkret dan berkelanjutan bagi negeri.
Comments (0)