Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Perempuan Hilang di Perairan Sumbawa Usai Nekat Lompat dari Kapal

Seorang penumpang kapal penyeberangan dilaporkan hilang setelah melompat ke laut dari atas KMP Belida di perairan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Hingga berita ini ditu

Jul 08, 2026 - 00:11
0 0
Perempuan Hilang di Perairan Sumbawa Usai Nekat Lompat dari Kapal

Seorang penumpang kapal penyeberangan dilaporkan hilang setelah melompat ke laut dari atas KMP Belida di perairan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih berjibaku melakukan pencarian terhadap korban yang diketahui bernama Masnah.

Peristiwa tragis itu terjadi pada Sabtu malam (20/6) sekitar pukul 21.00 WITA. Menurut laporan yang diterima tim media kami, korban tiba-tiba nekat melompat dari kapal tanpa diketahui alasan pasti. KMP Belida saat itu sedang dalam pelayaran menuju Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan saksi dan otoritas pelabuhan, insiden bermula ketika kapal berangkat dari Pelabuhan Poto Tano. Beberapa saat setelah meninggalkan dermaga, seorang penumpang perempuan berinisiatif melintasi pagar pembatas dan melompat ke laut. Kejadian tersebut sempat membuat panik penumpang lain dan awak kapal. Nakhoda segera menghentikan laju kapal dan melakukan prosedur darurat pencarian, namun gelapnya malam dan kondisi gelombang yang cukup tinggi menyulitkan upaya awal menemukan korban.

Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Mataram menerima laporan resmi pada Minggu dini hari (21/6/2026) sekitar pukul 01.30 WITA. Tanpa menunggu lama, tim rescue langsung dikerahkan menuju titik koordinat terakhir korban terlihat.

"Kami menerima informasi dari pihak KMP Belida bahwa ada penumpang yang melompat. Tim langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pencarian. Hingga saat ini, korban belum ditemukan dan kami akan terus melakukan upaya penyisiran dengan melibatkan unsur SAR dan potensi SAR setempat," ujar Koordinator Pos SAR Kayangan, Lombok Timur, Muhammad Darwis, saat dikonfirmasi tim media kami, Minggu (21/6).

Upaya Pencarian

Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, termasuk Basarnas Mataram, TNI Angkatan Laut, Polairud, nelayan setempat, dan relawan. Area pencarian diperluas mengikuti arah arus laut yang cenderung bergerak ke selatan. Sejumlah peralatan seperti perahu karet, alat selam, dan drone thermal diterjunkan untuk memaksimalkan hasil. Namun hingga siang hari, belum ada tanda-tanda keberadaan korban.

Keluarga korban yang dikabarkan berasal dari Lombok Timur telah diberi tahu dan turut berada di Posko SAR untuk memantau perkembangan. Pihak kepolisian masih mendalami motif di balik aksi nekat tersebut. Dugaan sementara, korban mengalami tekanan psikologis, tetapi keterangan resmi masih menunggu hasil penyelidikan.

Media kami akan terus memantau proses pencarian dan menyampaikan informasi terbaru kepada masyarakat. Semoga korban segera ditemukan dalam keadaan selamat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
galih-pratama

Editor Gaya Hidup. Editor tren, komunitas, dan gaya hidup.

Comments (0)

User