Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Penjualan Listrik PLN Indonesia Power Tembus 82,17 TWh, Kapasitas Pembangkit Baru Bertambah 2.060 MW

PT PLN Indonesia Power (PLN IP) membukukan kinerja impresif sepanjang tahun 2025 dengan mencatatkan volume penjualan listrik mencapai 82,17 terawatt hour (TWh). Capaian ini setara dengan 109% dari ta

Jul 08, 2026 - 00:26
0 0
Penjualan Listrik PLN Indonesia Power Tembus 82,17 TWh, Kapasitas Pembangkit Baru Bertambah 2.060 MW

PT PLN Indonesia Power (PLN IP) membukukan kinerja impresif sepanjang tahun 2025 dengan mencatatkan volume penjualan listrik mencapai 82,17 terawatt hour (TWh). Capaian ini setara dengan 109% dari target yang tertuang dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP), menunjukkan performa operasional yang melampaui ekspektasi awal. Angka tersebut diumumkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang diselenggarakan bersama induk usaha, PT PLN (Persero), di Auditorium PLN, sebagai bagian dari evaluasi kinerja tahunan dan penetapan arah strategis ke depan.

Penambahan Kapasitas Pembangkit Baru

Pada periode yang sama, PLN IP berhasil menambah kapasitas terpasang pembangkit baru sebesar 2.060 megawatt (MW). Langkah ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memperkuat keandalan pasokan listrik nasional serta mendukung transisi energi yang tengah digalakkan. Penambahan kapasitas tersebut bersumber dari tiga unit pembangkit yang mulai beroperasi sepanjang tahun 2025, meskipun rincian lokasi dan jenis pembangkit belum diungkap secara terperinci dalam laporan yang diterima oleh media kami, Beritaseputar.com.

"Kami bersyukur atas pencapaian ini, yang tidak terlepas dari kerja keras seluruh insan PLN IP dan dukungan pemegang saham. Penjualan listrik yang melampaui target menjadi cermin tingginya permintaan dan keandalan sistem kelistrikan yang kami operasikan," ujar Direktur Utama PLN Indonesia Power dalam kesempatan tersebut, seperti dikutip dari laporan yang diterima Beritaseputar.com.

Kinerja Operasional Melampaui Target

Tak hanya dari sisi penjualan, indikator keandalan pembangkit juga menunjukkan hasil positif. Equivalent Availability Factor (EAF) untuk pembangkit non-PLTU tercatat sebesar 93,18%, jauh melampaui target RKAP yang ditetapkan sebesar 90,52%. EAF merupakan metrik penting yang mengukur kesiapan unit pembangkit dalam menyediakan listrik sesuai jadwal operasi, dan pencapaian ini menandakan efektivitas program pemeliharaan dan manajemen aset yang dijalankan perusahaan sepanjang tahun.

Dengan tambahan kapasitas dan penjualan yang menanjak, PLN Indonesia Power semakin memainkan peran vital dalam menjaga ketahanan energi nasional. Perusahaan terus berkomitmen untuk meningkatkan mutu layanan dan mendukung penuh transisi energi bersih di Tanah Air. Laporan selengkapnya akan dipublikasikan setelah pengesahan resmi dalam forum RUPS yang digelar hari ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
galih-pratama

Editor Gaya Hidup. Editor tren, komunitas, dan gaya hidup.

Comments (0)

User