Pengakuan Sudewo usai Sidang: Merasa Difitnah oleh Plt Bupati Pati
Pati — Suasana politik di Kabupaten Pati kembali memanas. Bupati Pati nonaktif, Sudewo, melontarkan pernyataan mengejutkan usai menjalani sidang kasus korupsi yang menjeratnya sebagai terdakwa. Ia
Pati — Suasana politik di Kabupaten Pati kembali memanas. Bupati Pati nonaktif, Sudewo, melontarkan pernyataan mengejutkan usai menjalani sidang kasus korupsi yang menjeratnya sebagai terdakwa. Ia mengaku menjadi korban fitnah yang dilakukan oleh Wakil Bupati yang kini menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra.
Kepada awak media yang menemuinya di lokasi persidangan, Sudewo tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya. Ia menuturkan bahwa Chandra kerap melontarkan tuduhan yang tidak berdasar kepada dirinya, bahkan di hadapan mantan Presiden Joko Widodo sekalipun.
"Ini Plt Bupati, Wakil Bupati itu selalu memfitnah saya. Plt Bupati bahkan menghadap Pak Jokowi, mantan presiden, mengatakan bahwa dia itu tidak saya beri peran, selalu saya tinggal," ujar Sudewo dengan nada getir, seperti dikutip dari laporan media kami, Senin (6/5/2026).
Sudewo membantah keras tuduhan tersebut. Ia menegaskan bahwa dirinya telah memberikan peran dan tanggung jawab yang seharusnya kepada Chandra selama mereka bekerja bersama di Pemerintahan Kabupaten Pati. Namun, alih-alih menunjukkan kinerja yang diharapkan, Sudewo justru menyoroti sikap diam Chandra dalam setiap forum resmi.
"Saya sudah beri peran. Tapi setiap rapat, dia malah diam saja. Ini jelas upaya untuk menjatuhkan saya," tegas Sudewo.
Pernyataan Sudewo ini mengindikasikan adanya keretakan hubungan yang cukup serius antara dirinya dan sang wakil. Apa yang awalnya terlihat sebagai hubungan kerja yang harmonis, kini berubah menjadi arena saling serang di tengah pusaran kasus hukum yang tengah dihadapi oleh Sudewo.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Risma Ardhi Chandra belum memberikan tanggapan resmi terkait tuduhan yang dilontarkan oleh Sudewo. Namun, yang menarik perhatian adalah respons Plt Bupati Pati tersebut terhadap situasi yang tengah berlangsung. Alih-alih menanggapi substansi tuduhan yang diarahkan kepadanya, Chandra justru terpantau membahas topik yang sama sekali berbeda, yakni seputar Piala Dunia.
Respons yang tidak nyambung ini sontak menimbulkan pertanyaan besar di kalangan publik Pati. Masyarakat mempertanyakan keseriusan seorang Plt Bupati dalam menangani isu pemerintahan yang serius, di saat Bupati definitifnya tengah berjuang menghadapi proses hukum. Apakah ini merupakan strategi untuk mengalihkan perhatian, atau justru menunjukkan ketidakpedulian terhadap polemik yang ada?
Sidang kasus korupsi yang menjerat Sudewo sendiri masih terus bergulir di pengadilan. Dinamika politik antara dirinya dan sang wakil diprediksi akan semakin memanas seiring dengan berjalannya proses hukum. Publik Pati kini menanti kejelasan, bukan hanya terkait nasib hukum Bupati mereka, tetapi juga arah kepemimpinan daerah di tengah konflik internal yang kian terbuka lebar.
Comments (0)