Panen Raya di Klaten Tuai 10 Ton per Hektare, Kisah Harapan yang
Di bawah langit Jumat pagi yang mulai terik, langkah kaki menyusuri pematang sawah di Desa Wonosari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten. Bulir-bulir padi yang menguning menunduk serempak, seolah menya...
Di bawah langit Jumat pagi yang mulai terik, langkah kaki menyusuri pematang sawah di Desa Wonosari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten. Bulir-bulir padi yang menguning menunduk serempak, seolah menyambut siapa pun yang datang dengan penuh takzim. Hari itu, hamparan 30 hektare sawah demplot bukan sekadar lahan pertanian biasa. Ia menjadi panggung bagi sebuah perjalanan panjang yang berujung pada satu momen mengharukan: panen raya dengan hasil menyentuh angka 10 ton per hektare.
Suara mesin pemanen berpadu dengan tawa dan sorak kecil para petani. Di antara kerumunan, tampak seorang perempuan dengan balutan batik sederhana turut melangkah ke tengah sawah. Ia bukan tamu biasa. Namun, di momen itu, ia hanyalah bagian dari keluarga besar petani yang tengah merayakan kerja keras berbulan-bulan. Sebuah pemandangan yang jarang tersaji dalam berita-berita kering tentang angka produksi dan target ketahanan pangan.
Baca juga:
Comments (0)