Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Pameran Teknologi Mitigasi Bencana EDRR Expo Indonesia 2026 Siap Digelar di JIExpo

JAKARTA, laporan redaksi Beritaseputar.com — Rangkaian solusi teknologi terkini dan peralatan penyelamatan darurat akan dipamerkan dalam ajang Emergency Di

Jul 08, 2026 - 01:09
0 0

JAKARTA, laporan redaksi Beritaseputar.com — Rangkaian solusi teknologi terkini dan peralatan penyelamatan darurat akan dipamerkan dalam ajang Emergency Disaster Reduction & Rescue (EDRR) Expo Indonesia 2026. Pameran berskala internasional ini dijadwalkan berlangsung pada 12 hingga 14 Agustus 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta.

Mengusung format Business-to-Business (B2B), EDRR Indonesia 2026 dirancang sebagai titik temu bagi para pemangku kepentingan di bidang manajemen bencana. Produsen peralatan keselamatan dan perlindungan diri, penyedia teknologi komunikasi darurat, konsultan risiko, perwakilan instansi pemerintah, organisasi kemanusiaan nasional maupun internasional, serta akademisi akan hadir di satu lokasi yang sama. Dengan demikian, pameran ini membuka jalur langsung antara inovasi yang ditawarkan oleh industri dengan kebutuhan nyata di lapangan, baik dari sisi regulasi, operasional bantuan kemanusiaan, maupun program mitigasi bencana yang dijalankan oleh berbagai kementerian dan lembaga.

“EDRR Expo Indonesia 2026 bukan sekadar pameran produk, melainkan sebuah ekosistem kolaborasi. Kami ingin memperpendek jarak antara inovator teknologi dengan pengambil kebijakan dan praktisi tanggap darurat, karena respons bencana yang efektif tidak bisa dibangun sendiri-sendiri,” ujar perwakilan panitia penyelenggara, Selasa (29/7).

Seluruh rangkaian kegiatan bertumpu pada tiga pilar utama: pameran produk dan sistem, transfer pengetahuan, serta simulasi kesiapsiagaan. Di area pameran, pengunjung profesional akan berhadapan dengan beragam perangkat mutakhir, mulai dari detektor dini gempa dan tsunami, kendaraan evakuasi medis, sistem penyaringan air darurat, hingga solusi berbasis kecerdasan buatan yang mampu memetakan risiko bencana secara waktu nyata. Hadirnya teknologi-teknologi ini mencerminkan besarnya perhatian global terhadap pengurangan risiko bencana di tengah perubahan iklim yang kian mempertajam frekuensi dan intensitas bencana alam.

Tak hanya menyuguhkan produk, EDRR Indonesia 2026 juga menyiapkan serangkaian seminar dan workshop yang dipandu oleh para pakar manajemen risiko. Topik-topik yang diangkat meliputi sistem peringatan dini berbasis komunitas, standar terbaru peralatan penyelamatan, pendekatan inklusif dalam bantuan kemanusiaan, serta strategi pembiayaan risiko bencana. Rangkaian edukatif ini ditargetkan tidak hanya memperkaya wawasan teknis peserta, tetapi juga mendorong lahirnya rekomendasi kebijakan yang dapat langsung diadaptasi oleh pemerintah daerah maupun pusat.

Segmen simulasi penyelamatan yang digelar di area luar gedung juga menjadi daya tarik tersendiri. Dalam skenario terkontrol, para peserta dapat menyaksikan langsung prosedur evakuasi vertikal dengan peralatan rope rescue, penanganan korban di ruang terbatas, serta demonstrasi penggunaan kendaraan amfibi di medan banjir. Simulasi semacam ini dinilai krusial karena memperlihatkan kemampuan alat secara nyata, jauh melampaui sekadar brosur dan spesifikasi teknis di atas kertas.

Bagi Indonesia yang duduk di peringkat ke-34 dalam World Risk Report 2024, kehadiran EDRR Expo menjadi sinyal positif di tengah upaya penguatan ketahanan nasional. Negara ini terus berhadapan dengan ancaman gempa bumi, tsunami, letusan gunung api, banjir, tanah longsor, hingga kebakaran hutan dan lahan. Setiap bencana tidak hanya menguji kesiapan alat, tetapi juga koordinasi lintas institusi dan kecepatan distribusi bantuan. Oleh karena itu, pameran yang menjembatani seluruh elemen ini diyakini mampu mempersingkat siklus inovasi, memperluas pasar produk keselamatan, sekaligus meningkatkan literasi risiko di kalangan pengambil keputusan.

Rangkaian EDRR Expo Indonesia 2026 dapat diikuti oleh pelaku industri, instansi pemerintah, organisasi non-pemerintah, peneliti, serta media. Dengan format B2B yang ketat, akses masuk diprioritaskan bagi pengunjung profesional yang telah mendaftar melalui jalur resmi. Informasi lebih rinci mengenai pendaftaran, daftar peserta pameran, dan agenda seminar akan terus diperbarui oleh penyelenggara pada laman resmi pameran tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User