Ngerinya Pagar Besi Jatuh dari Layang Tomang Saat Truk Trailer Celaka
Jakarta, Beritaseputar.com – Sebuah kecelakaan mengerikan terjadi di ruas Tol Jakarta-Tangerang (Jaker) pada Rabu pagi (24/6/2026). Sebuah truk trailer yang mengangkut muatan pagar besi wiremesh di
Jakarta, Beritaseputar.com – Sebuah kecelakaan mengerikan terjadi di ruas Tol Jakarta-Tangerang (Jaker) pada Rabu pagi (24/6/2026). Sebuah truk trailer yang mengangkut muatan pagar besi wiremesh dilaporkan terbalik dan miring di kawasan Layang Tomang arah Pelabuhan Tanjung Priok. Akibat insiden itu, puluhan lembar pagar besi berukuran besar terlepas dan jatuh dari ketinggian, memicu ketakutan di kalangan pengguna jalan yang melintas di bawah lintasan layang tersebut.
Berdasarkan laporan yang dihimpun tim redaksi, kecelakaan bermula saat truk trailer bernomor polisi B 9892 UEA melaju dari arah Kebon Jeruk menuju Tomang. Setibanya di tanjakan Layang Tomang, diduga truk mengalami gangguan teknis atau kehilangan keseimbangan sehingga oleng ke kanan dan menabrak pembatas beton. Benturan keras membuat truk terbalik dengan posisi miring, sementara muatan wiremesh yang diduga tidak terikat sempurna langsung terlempar ke bawah, berserakan di badan jalan tol di bawahnya. Sebagian material pagar bahkan sempat menggantung di tepi jembatan, menambah kengerian suasana.
Beruntung, hingga berita ini ditulis, belum ada laporan korban jiwa atas peristiwa itu. Sejumlah pengemudi yang berada di bawah jembatan sempat panik dan banting setir menghindar, namun tidak sampai terjadi tabrakan beruntun. Meski begitu, dampak lalu lintas sangat terasa. Arus kendaraan dari arah Kebon Jeruk menuju Priok maupun Cawang melalui Tol Janger langsung terhenti total. Petugas Gerbang Tol (GT) Tomang dengan sigap menutup akses masuk dari Kebon Jeruk untuk menghindari penumpukan kendaraan di sekitar lokasi kecelakaan.
"Gerbang Tol Tomang dari Kebon Jeruk ke arah Priok/Cawang ditutup sementara, ada penanganan kecelakaan kendaraan trailer muatan pagar besi wiremesh terbalik miring di Layang Tomang arah Priok," demikian informasi dari Jasa Marga yang disampaikan melalui akun media sosial resminya.
Proses evakuasi truk trailer berukuran besar itu membutuhkan pengerahan beberapa unit alat berat dan derek. Petugas harus menstabilkan posisi truk agar tidak semakin miring dan memperbarui risiko tambahan. Sementara itu, petugas menyisir potongan wiremesh yang berserakan di tiga lajur. Pantauan langsung di lapangan oleh tim Beritaseputar.com, kepadatan lalu lintas tidak hanya terjadi di sekitar Layang Tomang, namun merambat hingga ke ruas Tangerang–Kebon Jeruk dan sekitar Tol Dalam Kota. Sejumlah pengendara mengeluhkan waktu tempuh yang bertambah drastis. “Saya sudah terjebak macet hampir dua jam dari arah Merak, ternyata gara-gara kejadian di Tomang,” ujar salah seorang sopir truk engkel yang ikut terhambat di antrean panjang.
Pihak kepolisian dan tim investigasi dari Jasa Marga langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Selain memeriksa rem dan ban trailer, petugas juga mendalami kemungkinan muatan berlebih (overload) mengingat muatan wiremesh yang diangkut tergolong tinggi dan berat. Sopir truk yang selamat dari peristiwa itu telah diamankan di pos untuk menjalani tes urine dan dimintai keterangan lebih lanjut. “Kami masih dalami penyebab pastinya, namun dugaan sementara ada faktor kendaraan dan kurang kuatnya pengikat muatan,” ujar seorang petugas lapangan yang enggan disebutkan namanya.
Media kami mengimbau para pengguna jalan, khususnya yang hendak melintas dari Barat menuju arah Priok atau Cawang, untuk bersabar dan memanfaatkan rute-rute alternatif. Pengalihan arus diberlakukan dengan memanfaatkan Jalan Tol Prof. Dr. Ir. Sedyatmo menuju Priok dan arteri Daan Mogot bagi yang mengarah ke Cawang. Proses evakuasi masih berlangsung hingga menjelang siang dan diperkirakan jalur layang baru bisa dibuka kembali setelah material dan bangkai truk benar-benar diamankan. Beritaseputar.com akan terus memberikan perkembangan terbaru dari lokasi kecelakaan maut Layang Tomang.
Comments (0)