Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Momen Peti Jenazah Ayatollah Khamenei Ditampilkan, Pelayat Menangis

Teheran, Beritaseputar.com – Suasana haru dan duka mendalam menyelimuti ibu kota Iran saat peti jenazah mantan Pemimpin Tertinggi, Ayatollah Ali Khamenei, untuk pertama kalinya ditampilkan di hadap

Jul 07, 2026 - 23:08
0 0
Momen Peti Jenazah Ayatollah Khamenei Ditampilkan, Pelayat Menangis

Teheran, Beritaseputar.com – Suasana haru dan duka mendalam menyelimuti ibu kota Iran saat peti jenazah mantan Pemimpin Tertinggi, Ayatollah Ali Khamenei, untuk pertama kalinya ditampilkan di hadapan publik. Almarhum meninggal dunia pada akhir Februari lalu akibat serangan udara gabungan yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel. Kejadian itu langsung memicu gelombang kesedihan sekaligus kemarahan di berbagai penjuru negeri.

Ribuan pelayat berkumpul di Grand Mosalla Teheran, tempat jenazah Khamenei disemayamkan menjelang seremoni pemakaman resmi. Mereka datang dari berbagai daerah untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sosok yang telah memegang kendali tertinggi negara selama puluhan tahun. Tangis dan isak tangis pecah begitu peti jenazah yang dilapisi kain bermotif tradisional Iran dibawa masuk ke area utama. Banyak pelayat yang melantunkan doa dan meneriakkan slogan-slogan keagamaan, seperti “Allahu Akbar” dan seruan bahwa Khamenei adalah pemimpin sejati mereka.

Isak Tangis dan Teriakan Slogan

Pantauan media kami di lokasi menunjukkan bagaimana lautan manusia membanjiri kompleks Grand Mosalla. Para pelayat, baik pria maupun wanita, menangis tersedu-sedu sambil mengangkat tangan ke langit. Beberapa di antaranya membawa foto almarhum yang dihiasi kaligrafi ayat suci. Suasana semakin emosional ketika keluarga mendiang dan para pejabat tinggi negara tiba di lokasi. Sejumlah anggota Garda Revolusi Iran dan tokoh politik senior terlihat berdiri di barisan terdepan, menunjukkan betapa besar pengaruh mendiang dalam kancah politik dan spiritual Iran.

“Kehilangan beliau seperti kehilangan pelita dalam kegelapan. Beliau bukan sekadar pemimpin politik, tapi pembimbing ruhani kami. Serangan ini adalah kejahatan terhadap kemanusiaan dan tidak akan pernah kami lupakan,” ujar seorang pelayat yang hadir di lokasi kepada laporan Beritaseputar.com.

Ketegangan Pasca Kepergian

Meninggalnya Khamenei dalam serangan udara telah memperburuk ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Pemerintahan sementara Iran secara tegas menyatakan akan memberikan balasan setimpal, dan sejumlah pernyataan resmi menyebut jalur diplomasi dengan Washington maupun Tel Aviv sudah tidak relevan. Para pengamat internasional mengkhawatirkan eskalasi konflik yang lebih luas, terutama setelah militer Iran mengerahkan pasukan tambahan di sepanjang perbatasan strategis.

Prosesi pemakaman direncanakan berlangsung beberapa hari ke depan, dengan rute yang melintasi kota-kota suci seperti Qom dan Masyhad. Hal ini memungkinkan jutaan warga Iran lainnya untuk memberikan penghormatan terakhir. Aparat keamanan memperketat penjagaan di seluruh penjuru Teheran, mengantisipasi potensi serangan balasan atau gangguan keamanan di tengah masa berkabung nasional. Kepergian Ayatollah Khamenei meninggalkan kekosongan kepemimpinan yang signifikan di Iran. Dewan Ahli dijadwalkan menggelar pertemuan darurat untuk segera menunjuk pengganti, sementara rakyat Iran terus berduka dan dunia menanti langkah Teheran selanjutnya dalam pusaran konflik yang kian memanas.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
andika-rivaldi

Reporter Ekonomi. Reporter isu ekonomi yang memengaruhi gaya hidup.

Comments (0)

User