Momen Kapolri Diberi Tumpeng oleh Presiden Prabowo di Hari Bhayangkara Ke-80
Jakarta - Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 berlangsung khidmat dan penuh makna. Puncak acara ditandai dengan momen istimewa ketika Presiden Prabowo Subianto memberikan potongan tumpeng pertama kepad
Jakarta - Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 berlangsung khidmat dan penuh makna. Puncak acara ditandai dengan momen istimewa ketika Presiden Prabowo Subianto memberikan potongan tumpeng pertama kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Upacara yang digelar di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Jakarta Selatan, ini menjadi penutup rangkaian perayaan hari jadi Korps Bhayangkara.
Berdasarkan pantauan media kami di lokasi, suasana haru dan semangat kebersamaan begitu terasa. Presiden Prabowo tampak akrab saat memotong tumpeng berwarna kuning khas Nusantara. Beliau kemudian menyerahkan potongan teratas itu kepada Kapolri yang berdiri di sampingnya, disambut senyum hangat dan tepuk tangan dari para hadirin.
"Tumpeng ini simbol doa dan syukur kita semua. Saya serahkan potongan pertama ini kepada Bapak Kapolri sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi Polri menjaga bangsa," ujar Presiden Prabowo seperti dilansir laporan media kami.
Simbol Sinergi dan Pengabdian
Pemberian tumpeng dalam budaya Jawa dan Indonesia secara luas mengandung filosofi mendalam tentang rasa syukur serta harapan akan kehidupan yang terus meninggi. Dalam konteks Hari Bhayangkara, momen ini juga menjadi simbol eratnya sinergi antara Kepala Negara dan Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengaku terharu atas kehormatan yang diberikan. Dalam sambutannya, ia menegaskan komitmen Polri untuk semakin presisi dalam melayani masyarakat, sejalan dengan arahan Presiden agar institusi kepolisian terus bertransformasi menjadi lembaga yang modern dan terpercaya.
"Ini bukan sekadar seremonial. Potongan tumpeng ini merupakan amanah agar kami terus meningkatkan kinerja, hadir di tengah rakyat, dan memperkuat persatuan bangsa," kata Sigit dikutip dari laporan media kami.
Kebersamaan di Usia ke-80
Rangkaian acara sebelumnya diisi dengan defile pasukan, penampilan drumband, serta pemberian penghargaan kepada personel berprestasi. Presiden Prabowo dalam pidatonya menyampaikan apresiasi atas kerja keras anggota Polri di seluruh pelosok negeri, terutama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat pascapemilu.
Beritaseputar.com mencatat, hadir dalam kesempatan itu Wakil Presiden, para menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI, serta para pejabat tinggi negara lainnya. Kehadiran para pemangku kepentingan ini mempertegas posisi Polri sebagai bagian integral dari sistem keamanan nasional yang tidak bisa terpisahkan dari dukungan seluruh komponen bangsa.
Usai pemotongan tumpeng, Presiden dan Kapolri menyempatkan diri beramah-tamah dengan para purnawirawan dan keluarga besar Polri yang hadir. Momen kekeluargaan ini menjadi penutup yang hangat sekaligus menggambarkan bahwa di usia ke-80, Polri terus bertransformasi dengan dukungan penuh dari pemerintah dan masyarakat.
Dengan semangat Hari Bhayangkara ke-80, diharapkan Polri semakin presisi dalam mewujudkan Indonesia yang aman, damai, dan sejahtera.
Comments (0)