Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Kondisi Underpass Pasar Minggu yang Dikeluhkan Warga Bikin Pemotor Jatuh

Viral di media sosial keluhan sejumlah warga mengenai kondisi underpass di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, yang membahayakan pengendara sepeda motor. Dalam unggahan yang beredar, para pengenda

Jul 07, 2026 - 23:49
0 0
Kondisi Underpass Pasar Minggu yang Dikeluhkan Warga Bikin Pemotor Jatuh

Viral di media sosial keluhan sejumlah warga mengenai kondisi underpass di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, yang membahayakan pengendara sepeda motor. Dalam unggahan yang beredar, para pengendara mengaku kerap terjatuh saat melintas di jalur yang mengarah ke Depok tersebut. Tim Beritaseputar.com kemudian melakukan penelusuran langsung ke lokasi pada Kamis (25/6/2026) untuk memverifikasi kebenaran laporan yang banyak diperbincangkan warganet.

Berdasarkan laporan media kami di lapangan, titik rawan yang dimaksud berada di underpass kedua Pasar Minggu. Jika berkendara dari arah Jakarta menuju Depok, pengendara akan melewati dua underpass secara berurutan. Pada underpass kedua inilah sejumlah pemotor dilaporkan kehilangan kendali dan terjatuh. Dari pantauan, struktur jalan di titik tersebut memiliki bentuk yang sedikit melengkung dan tidak sepenuhnya lurus seperti underpass pada umumnya.

Titik Lengkung yang Membahayakan

Underpass kedua ini memiliki karakteristik kontur yang berbelok dengan radius cukup sempit. Saat memasuki mulut underpass, pengendara dihadapkan pada jalan yang langsung menikung, sehingga memaksa manuver mendadak. Kondisi ini berbahaya, terlebih bagi pengendara yang tidak familiar dengan rute atau yang melaju dengan kecepatan di atas ambang kewajaran. Beberapa pengendara mengaku bahwa minimnya penerangan di area tersebut pada malam hari memperparah situasi, karena garis marka jalan yang sudah mulai pudar sulit terlihat jelas.

Sebagian warga yang sehari-hari melintas menuturkan bahwa permukaan jalan di titik lengkung itu juga terasa licin, terutama saat musim hujan. Genangan air kerap mengumpul di sisi tikungan, membuat daya cengkeram ban berkurang drastis. Kombinasi antara kelokan tajam, penerangan minim, dan permukaan licin inilah yang diduga menjadi penyebab utama insiden berulang.

Pengakuan Saksi Mata

Seorang pedagang yang telah berjualan di sekitar area underpass selama bertahun-tahun menceritakan, hampir setiap pekan ia menyaksikan pengendara motor terjatuh di lokasi yang sama.

"Sering sekali, apalagi kalau malam dan habis hujan. Jalannya memang tidak lurus, tiba-tiba melengkung begitu. Yang tidak hati-hati langsung oleng dan jatuh. Beberapa kali saya lihat pemotor wanita sampai terseret," ujarnya kepada Beritaseputar.com.

Kesaksian serupa juga diungkapkan oleh seorang pengguna jalan yang sempat menjadi korban. Ia mengaku terpaksa mengerem mendadak karena tidak menyadari adanya tikungan tajam di dalam underpass. Akibatnya, motor yang dikendarainya tergelincir dan ia mengalami luka ringan di bagian kaki. "Saya kaget karena penerangannya gelap, tahu-tahu jalannya belok. Marka jalannya juga sudah tidak jelas, jadi panik dan langsung jatuh," katanya.

Minim Rambu dan Marka Peringatan

Selain masalah geometri jalan, kurangnya rambu peringatan dini juga menjadi sorotan. Di titik-titik menjelang underpass, tidak ditemukan tanda yang secara jelas menginformasikan bahwa pengendara akan melewati tikungan tajam di dalam terowongan. Marka chevron atau garis pengarah tikungan yang seharusnya membantu orientasi pengendara justru tampak memudar dan nyaris tidak terlihat. Padahal, standar keselamatan jalan mewajibkan adanya reflektor atau lampu penerangan tambahan pada ruas yang memiliki potensi bahaya tinggi.

Harapan Warga dan Tindakan yang Dinanti

Warga yang bermukim di sekitar Pasar Minggu dan para pengendara yang rutin melintas berharap ada tindakan segera dari pihak berwenang. Mereka menginginkan perbaikan pada kontur lengkungan agar lebih landai, pemasangan lampu penerangan yang lebih terang, serta pembaruan marka jalan dan rambu-rambu peringatan. Beberapa juga menyarankan agar dipasang pita penggaduh atau speed bump menjelang underpass untuk memaksa pengendara mengurangi kecepatan sebelum memasuki area rawan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari instansi terkait mengenai rencana evaluasi atau perbaikan di underpass Pasar Minggu. Beritaseputar.com akan terus memantau perkembangan kasus ini dan menyampaikan informasi terbaru kepada pembaca. Kecelakaan berulang yang terjadi di titik tersebut menjadi pengingat pentingnya desain jalan yang mengutamakan keselamatan publik.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
galih-pratama

Editor Gaya Hidup. Editor tren, komunitas, dan gaya hidup.

Comments (0)

User