Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Kementan Guyur Rp 1,33 Triliun buat Jadikan Papua Selatan Lumbung Pangan

Beritaseputar.com – Pemerintah melalui Kementerian Pertanian menggelontorkan bantuan masif senilai Rp 1,33 triliun untuk Provinsi Papua Selatan. Langkah ini merupakan bagian dari strategi besar m

Jul 08, 2026 - 06:00
0 0
Kementan Guyur Rp 1,33 Triliun buat Jadikan Papua Selatan Lumbung Pangan

Beritaseputar.com – Pemerintah melalui Kementerian Pertanian menggelontorkan bantuan masif senilai Rp 1,33 triliun untuk Provinsi Papua Selatan. Langkah ini merupakan bagian dari strategi besar mempercepat modernisasi sektor pertanian dan memperkuat kawasan tersebut sebagai lumbung pangan utama di Indonesia timur.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam kunjungan kerjanya ke Kampung Waninggap Kai, Distrik Semangga, Kabupaten Merauke, pada Sabtu (4/7/2026). Penyerahan dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan Gerakan Tanam di lahan Optimalisasi Lahan (Oplah) dan Cetak Sawah Rakyat (CSR) yang menjadi dua program andalan Kementan dalam mendongkrak produksi pangan nasional.

Dari laporan yang dihimpun media kami, Amran menegaskan bahwa total bantuan untuk Papua Selatan pada tahun 2026 ini mencapai Rp 1,33 triliun. Angka fantastis ini dialokasikan sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat, khususnya para petani, dengan tujuan meningkatkan produksi sekaligus kesejahteraan mereka.

"Total bantuan untuk Papua Selatan tahun 2026 mencapai Rp 1,33 triliun. Semua bantuan ini untuk masyarakat, untuk meningkatkan produksi sekaligus kesejahteraan petani," kata Amran, dikutip Minggu (5/7/2026).

Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) dan Optimalisasi Lahan (Oplah) menjadi ujung tombak percepatan ini. Keduanya dirancang untuk meningkatkan luas tanam, indeks pertanaman, produktivitas, dan pada akhirnya produksi pangan secara keseluruhan. Harapannya, pendapatan petani di Papua Selatan ikut terdongkrak secara signifikan.

Papua Selatan dinilai memiliki potensi lahan yang sangat besar dan belum sepenuhnya dimanfaatkan secara optimal. Dengan guyuran bantuan ini, Kementan ingin memastikan bahwa potensi tersebut benar-benar bisa dikonversi menjadi lumbung pangan yang riil dan berkelanjutan. Modernisasi pertanian menjadi kata kunci agar lahan-lahan baru yang dicetak tidak hanya sekadar menambah luas area tanam, tetapi juga mampu menghasilkan produktivitas tinggi yang sebanding dengan investasi yang digelontorkan.

Langkah ini juga mempertegas komitmen pemerintah untuk tidak lagi bergantung pada sentra-sentra produksi pangan di Pulau Jawa saja. Dengan mengembangkan lumbung pangan di timur Indonesia, khususnya Papua Selatan, ketahanan pangan nasional diharapkan semakin kokoh dan merata ke seluruh pelosok negeri.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
andika-rivaldi

Reporter Ekonomi. Reporter isu ekonomi yang memengaruhi gaya hidup.

Comments (0)

User