Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Kementan Alokasikan Rp 1,33 Triliun untuk Wujudkan Papua Selatan sebagai Lumbung Pangan Nasional

Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) mengucurkan dana bantuan senilai Rp 1,33 triliun untuk Provinsi Papua Selatan. Langkah ini merupakan strategi besar untuk memperkuat kawasan timur

Jul 06, 2026 - 11:22
0 0
Kementan Alokasikan Rp 1,33 Triliun untuk Wujudkan Papua Selatan sebagai Lumbung Pangan Nasional

Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) mengucurkan dana bantuan senilai Rp 1,33 triliun untuk Provinsi Papua Selatan. Langkah ini merupakan strategi besar untuk memperkuat kawasan timur Indonesia sebagai salah satu lumbung pangan utama nasional. Bantuan masif ini difokuskan pada percepatan modernisasi sektor pertanian guna mendongkrak berbagai aspek vital, mulai dari perluasan area tanam, peningkatan indeks pertanaman, hingga produktivitas dan produksi, yang pada akhirnya bermuara pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani.

Fokus pada Program Cetak Sawah dan Optimalisasi Lahan

Dana sebesar itu disalurkan melalui dua program andalan, yaitu Cetak Sawah Rakyat (CSR) dan Optimalisasi Lahan (Oplah). Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman secara langsung menyerahkan bantuan tersebut di sela-sela kegiatan Gerakan Tanam yang digelar di lahan Oplah dan CSR di Kampung Waninggap Kai, Distrik Semangga, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, pada Sabtu (4/7/2026). Kehadiran Mentan di lokasi menjadi simbol komitmen pemerintah pusat untuk hadir dan mendorong transformasi pertanian di Bumi Cenderawasih.

"Total bantuan untuk Papua Selatan tahun 2026 mencapai Rp 1,33 triliun. Semua bantuan ini untuk masyarakat, untuk meningkatkan produksi sekaligus kesejahteraan petani," tegas Amran dalam keterangannya, Minggu (5/7/2026).

Dengan tambahan dana dan intervensi teknologi ini, Kementan optimistis kawasan Papua Selatan akan menjadi lokomotif baru ketahanan pangan nasional, khususnya untuk komoditas strategis. Laporan dari media kami mengonfirmasi bahwa penyaluran bantuan ini akan disertai dengan pendampingan intensif dan pembangunan infrastruktur pendukung untuk memastikan keberlanjutan program. Langkah ini sekaligus menepis keraguan akan keseriusan pemerintah dalam membangun Indonesia dari pinggiran, dengan menempatkan petani lokal sebagai aktor utama dalam rantai produksi pangan nasional.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User