Kapolri: Semoga Pembangunan 80 Jembatan di Riau Bermanfaat bagi Masyarakat
Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, meresmikan secara simbolis 80 unit jembatan yang tersebar di berbagai kota dan kabupaten di Provinsi Riau. Peresmian yang dilakuka
Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, meresmikan secara simbolis 80 unit jembatan yang tersebar di berbagai kota dan kabupaten di Provinsi Riau. Peresmian yang dilakukan melalui sambungan virtual dari Dumai ini menjadi penanda rampungnya program pembangunan infrastruktur penghubung yang digagas oleh institusi Polri untuk mendukung mobilitas warga di pelosok daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolri menyampaikan harapan besarnya agar seluruh jembatan yang telah selesai dibangun dapat memberikan dampak positif secara langsung bagi masyarakat. “Semoga pembangunan 80 jembatan di Riau ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat, terutama untuk memperlancar konektivitas dan menggerakkan perekonomian warga di wilayah yang selama ini sulit dijangkau,” ujar Jenderal Sigit di hadapan para peserta dialog interaktif.
Salah satu momen penting dalam peresmian itu adalah dialog langsung antara Kapolri dengan Kapolres Pelalawan, AKBP John Louis Letedara. Dalam laporannya, AKBP John menyampaikan bahwa di wilayah hukum Polres Pelalawan telah berdiri tujuh jembatan yang rampung dikerjakan pada tahap pertama dan kedua. Puncaknya, Polres Pelalawan menggelar peresmian jembatan di Desa Rangsang yang memiliki panjang 23 meter dan lebar 3 meter.
“Jembatan ini menghubungkan RT 7 dan RT 9 di Desa Rangsang. Di mana penerima manfaat ini ada 100 kepala keluarga (KK) yang menikmati jembatan ini,” kata John Louis dalam laporannya melalui Zoom Meeting, Rabu (8/7/2026).
Pembangunan jembatan di Desa Rangsang ini menjadi contoh nyata bagaimana program tersebut mampu membuka akses antar dusun yang sebelumnya terpisah oleh sungai atau rawa. Dengan adanya jembatan ini, sekitar 100 keluarga kini dapat menjangkau pusat desa, sekolah, dan pasar dengan lebih mudah dan aman, tanpa harus menempuh rute memutar yang memakan waktu.
Kapolri menegaskan bahwa program pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk hadir di tengah-tengah masyarakat, tidak hanya dalam aspek keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kontribusi nyata di bidang pembangunan infrastruktur. Selain di Pelalawan, jembatan-jembatan lainnya dibangun di berbagai titik strategis di kabupaten dan kota se-Riau, dengan memperhatikan kebutuhan warga akan akses transportasi yang layak.
Proses pembangunan yang melibatkan sinergi antara aparat kepolisian dan pemerintah daerah ini diharapkan dapat terus berlanjut pada tahapan berikutnya. Kapolri menambahkan bahwa evaluasi terhadap kondisi lapangan akan terus dilakukan agar program berikutnya lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.
Informasi lengkap mengenai proyek pembangunan jembatan di Riau dan dampaknya bagi kesejahteraan warga dapat disimak dalam laporan eksklusif Beritaseputar.com.
Comments (0)