Kapolri Rotasi 190 Kapolres Se-Indonesia, Ini Daftarnya
Jakarta — Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan mutasi dan rotasi besar-besaran di lingkungan internal Polri. Berdasarkan informasi y
Jakarta — Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan mutasi dan rotasi besar-besaran di lingkungan internal Polri. Berdasarkan informasi yang dihimpun Beritaseputar.com, total ada 1.121 personel yang digeser, dengan 190 di antaranya merupakan jabatan kapolres, kapolrestro, dan kapolresta di seluruh Indonesia.
Rotasi tersebut tertuang dalam tujuh Surat Telegram yang diterbitkan pada 25 Juni 2026. Ketujuh surat telegram itu masing-masing bernomor ST/1335/VI/KEP./2026 hingga ST/1341/VI/KEP./2026, dengan rincian personel yang dimutasi setiap surat berbeda-beda.
ST/1335 memuat mutasi 74 personel, ST/1336 sebanyak 359 personel, ST/1337 sebanyak 65 personel, ST/1338 sebanyak 174 personel, ST/1339 sebanyak 150 personel, ST/1340 sebanyak 104 personel, dan ST/1341 sebanyak 195 personel. Dari ribuan personel itu, sekitar 190 di antaranya menduduki posisi strategis sebagai kepala kepolisian resor di berbagai daerah. Pergeseran ini menjadi salah satu mutasi kapolres terbesar dalam beberapa tahun terakhir.
Penjelasan Resmi Polri
“Mutasi merupakan hal yang lazim dalam organisasi sebagai bentuk pembinaan karier sekaligus upaya meningkatkan kinerja institusi,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divhumas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko dalam keterangannya, Kamis (26/6/2026).
Menurut Trunoyudo, rotasi jabatan ini tidak hanya sekadar pergeseran personel, melainkan bagian dari strategi penyegaran organisasi untuk menjawab dinamika tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat di tingkat daerah. “Kami terus berupaya menempatkan personel terbaik di setiap lini, termasuk di tingkat polres, agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” tambahnya.
Rotasi kapolres kali ini menyentuh hampir seluruh provinsi, mencakup wilayah urban seperti Jakarta, Surabaya, Medan, hingga daerah terpencil. Meski daftar lengkap belum dirilis secara resmi, sumber di internal Polri yang dikutip media kami menyebutkan bahwa sebagian besar pejabat yang diganti telah menjabat lebih dari dua tahun dan akan dipindahkan ke posisi baru sebagai bagian dari promosi dan pengembangan kompetensi.
Selain kapolres, rotasi juga menyentuh jabatan setingkat direktur, wakapolres, hingga kepala satuan di berbagai kesatuan wilayah (satwil). Langkah ini dianggap sebagai respons terhadap evaluasi kinerja serta kebutuhan peningkatan keamanan menjelang tahun politik dan agenda nasional lainnya. Dengan rotasi ini, Polri berharap terjadi penyegaran dan peningkatan kualitas tugas di lapangan.
Masyarakat dan pengamat kepolisian menyambut baik rotasi ini. Mereka berharap dengan kepemimpinan baru di tingkat polres, kualitas penegakan hukum dan pelayanan publik akan semakin meningkat. Rotasi semacam ini memang rutin dilakukan Korps Bhayangkara, tetapi skala besar kali ini menunjukkan keseriusan pimpinan dalam melakukan pembenahan internal secara menyeluruh.
Comments (0)