Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Jokowi Minta Kawal Prabowo-Gibran 2 Periode, NasDem Ikut Arahan Ketum

Jakarta - Bendahara Umum (Bendum) NasDem, Ahmad Sahroni, memberikan tanggapan atas arahan yang disampaikan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), kepada Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengenai p

Jul 06, 2026 - 14:17
0 1
Jokowi Minta Kawal Prabowo-Gibran 2 Periode, NasDem Ikut Arahan Ketum

Jakarta - Bendahara Umum (Bendum) NasDem, Ahmad Sahroni, memberikan tanggapan atas arahan yang disampaikan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), kepada Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengenai pentingnya mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka agar dapat berjalan selama dua periode. Sahroni dengan tegas menyatakan bahwa partainya saat ini sepenuhnya fokus untuk memberikan dukungan penuh terhadap kepemimpinan Prabowo demi memastikan program-program pemerintah berjalan tuntas.

"Mengawal Pak Prabowo itu wajib sampai tuntas, dukung pemerintahan saat ini," ujar Sahroni kepada awak media dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (21/6/2026).

Dukungan Penuh NasDem untuk Pemerintahan Prabowo

Pernyataan dari Bendahara Umum NasDem ini muncul tidak lama setelah arahan Jokowi kepada kader-kader PSI mencuat ke publik. Arahan tersebut secara spesifik menyebutkan dukungan agar pemerintahan Prabowo-Gibran bisa berlangsung minimal dua periode. Sahroni menilai hal tersebut sejalan dengan komitmen NasDem yang sejak awal telah memantapkan diri berada dalam barisan partai pendukung pemerintahan.

"Kami di NasDem mengikuti arahan dari Ketua Umum. Arahannya jelas, kami harus bekerja memastikan pemerintahan ini kuat dan sukses. Tidak ada tawar-menawar, kami di partai solid mendukung jalannya pemerintahan," kata Sahroni menegaskan.

Melalui laporan yang dihimpun media kami, sikap tegas NasDem ini sekaligus menjadi sinyal bahwa isu perpecahan atau friksi politik di dalam koalisi pendukung pemerintah tidak memiliki dasar yang kuat. Sebelumnya, muncul isu liar dan spekulasi politik mengenai dugaan konflik kepentingan antara sejumlah tokoh nasional. Namun, dengan adanya dukungan terbuka seperti yang disampaikan Jokowi hingga respons positif dari jajaran pengurus partai, narasi tersebut dinilai mulai kehilangan pijakan.

Isu Friksi Politik Terjawab

Menariknya, di sisi lain, pandangan politisi Partai Golkar juga memperkuat analisis bahwa arahan Presiden Jokowi mampu mematahkan isu "dua matahari" yang selama ini dispekulasikan akan membelah koalisi. Spekulasi soal friksi antara kubu loyalis Jokowi dan loyalis Prabowo dianggap tidak terbukti lantaran kedua tokoh justru menunjukkan kesamaan visi untuk keberlanjutan pemerintahan ke depan.

Sahroni menambahkan, fokus utama NasDem saat ini bukan lagi pada urusan kontestasi politik jangka pendek, melainkan pada bagaimana memastikan seluruh kader di parlemen dan di daerah bergerak selaras untuk menyukseskan visi besar presiden. "Kami di lapangan melihat bagaimana kinerja pemerintahan ini diapresiasi. Oleh karena itu, mengawal dua periode adalah keniscayaan demi keberlanjutan program yang sudah berjalan baik," lanjutnya.

Laporan dari media kami juga mencatat bahwa arahan Jokowi kepada PSI untuk mengawal dua periode tersebut merupakan bagian dari konsolidasi politik menjelang pertengahan masa jabatan. Respons cepat NasDem melalui Ahmad Sahroni menunjukkan bahwa etos serupa sudah diadopsi oleh partai-partai lain yang bernaung di dalam koalisi besar. Dengan semakin solidnya dukungan dari berbagai partai, peta jalan politik pemerintahan Prabowo-Gibran dipercaya akan semakin lancar tanpa hambatan berarti dari dalam koalisi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
rina-wulandari

Editor Hiburan. Editor hiburan dan budaya populer.

Comments (0)

User