Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Jakarta — IHSG Menguat 11 Poin di Awal Tahun 2018

Langkah Arya (28) sedikit ragu ketika melangkah ke galeri Bursa Efek Indonesia pagi itu. Ini tahun pertamanya sebagai investor ritel, dan trauma pasar lesu

Jul 09, 2026 - 08:04
0 1
Jakarta — IHSG Menguat 11 Poin di Awal Tahun 2018

Langkah Arya (28) sedikit ragu ketika melangkah ke galeri Bursa Efek Indonesia pagi itu. Ini tahun pertamanya sebagai investor ritel, dan trauma pasar lesu masih membayangi ingatannya. Namun begitu layar besar memantulkan angka hijau, senyum merekah di wajahnya. “Saya pikir awal tahun pasti sepi, eh ternyata teman-teman investor malah pada semangat beli. Rasanya seperti dapat angin segar,” bisiknya, Selasa (2/1).

Benar saja, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan pertama 2018 dengan penguatan 11 poin (0,17%) ke level 6.366,43. Angka itu terbilang biasa secara persentase, namun bagi Arya dan ribuan investor muda lainnya, gerak naik di awal tahun adalah sinyal optimisme yang sudah lama dinanti.

Detik-detik di Lantai Bursa

  1. Pukul 09.00 WIB: IHSG dibuka di level 6.355,43, sempat melemah tipis 5 poin karena aksi ambil untung sisa tahun lalu.
  2. Pukul 11.30 WIB: Masuknya sentimen positif dari bursa Asia dan ekspektasi rilis kinerja emiten mulai mengerek indeks ke zona hijau. Volume perdagangan masih tipis, namun arahnya konsisten naik.
  3. Pukul 16.00 WIB: IHSG ditutup di posisi 6.366,43, menguat 11 poin dari pembukaan, dengan catatan nilai transaksi mencapai Rp5,2 triliun.

Memori 2016: Luka yang Mulai Pulih

Di sudut lain galeri, seorang analis pasar yang enggan disebut namanya mengamati layar dengan tenang. “Ini memang kenaikan kecil, tapi jangan lupa dari mana kita datang,” ujarnya seraya menunjuk catatan di ponselnya. Ia menunjukkan data penutupan IHSG pada 2016 yang hanya bertengger di 5.296,711 poin. “Sekarang kita bicara di atas 6.350. Dalam dua tahun, lompatannya lebih dari seribu poin. Itu cerita pemulihan yang tidak bisa diremehkan.”

Ayuningrum (35), seorang ibu rumah tangga yang mulai berinvestasi sejak 2015, membenarkan. “Tahun 2016 itu berat. Saya lihat portofolio merah terus, mau tarik napas saja susah. Sekarang lihat IHSG di 6.366 rasanya seperti mimpi. Tapi ini baru awal, saya tetap hati-hati,” katanya sambil menyimpan catatan jual-belinya di ponsel.

Harapan di Bawah Bayang Politik

Meski hari pertama 2018 ditutup manis, para pelaku pasar menyadari tahun ini tidak sepenuhnya tanpa risiko. Isu politik menjelang pemilu mulai berembus, dan itu biasanya membawa volatilitas. Namun optimisme tetap terpancar. “Saya percaya fundamental ekonomi kita cukup kuat. Kalau pemerintah tetap konsisten, potensi IHSG menembus 7.000 bukan mustahil,” ujar Arya yang kini tersenyum lebih lebar.

Bagi para investor kecil seperti Arya dan Ayuningrum, penguatan 11 poin di awal tahun bukan sekadar angka. Ia adalah pesan bahwa harapan masih layak dipelihara, bahwa luka 2016 sudah berganti menjadi lembar baru yang lebih cerah—meski tetap harus melangkah dengan waspada.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User