Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Jakarta — IHSG Tutup Tahun 2022 Lesu di 6.850,62

Langkah kaki karyawan bursa yang terburu-buru di penghujung sore itu seolah menjadi saksi bisu. Layar-layar besar di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) mena

Jul 09, 2026 - 08:06
0 1
Jakarta — IHSG Tutup Tahun 2022 Lesu di 6.850,62
Langkah kaki karyawan bursa yang terburu-buru di penghujung sore itu seolah menjadi saksi bisu. Layar-layar besar di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) menampilkan grafik merah yang mendominasi. Jumat, 30 Desember 2022, detik-detik terakhir perdagangan saham tahun itu berlangsung dalam suasana campur aduk—antara harapan yang sempat membuncah di awal tahun dan kenyataan penutupan yang tidak sepenuhnya meriah. Di antara para karyawan yang lalu-lalang, Raka (34), seorang staf administrasi BEI, menghentikan langkahnya sejenak di depan layar utama. Matanya mengikuti pergerakan angka Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terus menurun di menit-menit terakhir. “Setahun penuh gejolak. Tapi justru di saat kita ingin menutupnya dengan manis, malah lesu,” ujarnya lirih sambil tersenyum tipis.

Detik-Detik Menuju Penutupan

Lonceng penutupan perdagangan belum berbunyi, namun layar di hadapan Raka dan rekan-rekannya sudah menunjukkan kecenderungan yang sulit dibalikkan. Berikut kronologi yang mewarnai akhir perdagangan di BEI pada hari itu:
  1. 15.30 WIB — Aktivitas di trading floor masih cukup tinggi. Para pialang dan analis menyelesaikan transaksi terakhir mereka. Namun, tekanan jual mulai terasa di beberapa sektor unggulan.
  2. 15.50 WIB — Lima menit sebelum penutupan, IHSG bergerak fluktuatif dalam rentang sempit. Upaya window dressing yang biasanya terjadi di akhir tahun tampak minim. "Biasanya ada dorongan dari saham-saham big cap, tapi kali ini tidak terlihat," kata Dina, seorang analis di perusahaan sekuritas, ketika dihubungi via telepon.
  3. 16.00 WIB — Papan elektronik menunjukkan angka final: IHSG ditutup melemah 0,14% atau terkoreksi 9,46 poin ke level 6.850,62. Tidak ada kejutan positif. Suasana lantai bursa langsung berubah menjadi riuh rendah, namun bukan riuh kemenangan—melainkan obrolan evaluasi singkat menjelang tahun baru.

Rekor Pencatatan, Tetapi Pasar Tak Sepenuhnya Bergairah

Meski penutupan indeks lesu, tahun 2022 tetap menorehkan catatan penting bagi BEI. Sebanyak 59 perusahaan berhasil melakukan Initial Public Offering (IPO) atau pencatatan saham perdana sepanjang tahun. Angka ini merupakan rekor tertinggi dalam sejarah bursa saham Indonesia. Namun, euforia di pasar primer itu tampaknya tidak sepenuhnya menular ke pasar sekunder. “Awal tahun, optimisme sangat tinggi. Tapi perang Rusia-Ukraina, kenaikan suku bunga global, dan inflasi membuat banyak investor akhirnya bermain aman,” jelas Firman, seorang trader ritel yang kami temui di sebuah kafe dekat gedung BEI. Sambil menyeruput kopinya, ia menambahkan, “Dulu saya pikir tahun ini portofolio saya bisa naik 20%, ternyata harus puas bertahan di zona aman saja.” Data menunjukkan bahwa setelah menyentuh level tertinggi di 7.318 pada September 2022, IHSG terus mengalami tekanan. Ketidakpastian global menjadi alasan utama investor asing mengurangi eksposur mereka di pasar Indonesia. Namun, dari sisi domestik, tingginya jumlah IPO menunjukkan kepercayaan korporasi terhadap potensi pertumbuhan jangka panjang. Bagi Raka dan tim operasional BEI, momen penutupan itu bukan sekadar angka yang tertera di layar. “Di balik penurunan ini, ada cerita tentang pelaku pasar yang belajar lebih bersabar. Tidak semua tahun harus diakhiri dengan kenaikan, justru dari koreksi seperti ini kita belajar mengelola risiko untuk tahun depan,” tuturnya bijak. Lonceng akhirnya berbunyi, menandai berakhirnya seluruh aktivitas perdagangan untuk tahun 2022. Lampu-lampu di lantai bursa mulai diredupkan, layar-layar besar perlahan mati. Namun, di luar sana, para investor, analis, dan pecinta pasar modal sudah menanti dengan harapan baru untuk pembukaan perdagangan esok tahun. “Selamat tahun baru, pasar modal Indonesia. Semoga 2023 lebih bersahabat,” begitu mungkin harapan mereka malam itu, saat kembang api mulai terdengar di kejauhan, menutup tahun yang penuh dinamika.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User