Jakarta — IHSG Melonjak 5 Persen Pagi Ini, Investor Bernapas Lega
Lantai Bursa Efek Indonesia yang biasanya hanya diramaikan suara telepon dan ketukan kibor mendadak terasa berbeda pada pembukaan perdagangan Kamis (10/4/2
Lantai Bursa Efek Indonesia yang biasanya hanya diramaikan suara telepon dan ketukan kibor mendadak terasa berbeda pada pembukaan perdagangan Kamis (10/4/2025). Layar besar di lobi utama berkedip hijau terang begitu Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melonjak nyaris 5 persen di angka 7.621,45. Di sudut ruangan, seorang investor ritel paruh baya tersenyum lebar sambil menenteng ponselnya, seolah beban berbulan-bulan akhirnya terangkat.
“Saya hampir tidak percaya. Beberapa bulan terakhir portofolio saya merah sekali. Hari ini seperti hadiah setelah sabar menanti,” ujar Rina Marlina (47), seorang ibu rumah tangga yang menekuni investasi saham sejak pandemi. Suaranya bergetar, campuran antara haru dan lega.
Kronologi Sebelum Lonceng Pembukaan
Bagi para pelaku pasar, lonjakan ini bukanlah kejutan yang datang tanpa aba-aba. Sejak Rabu malam, sentimen positif sudah terbangun dari kancah global. Namun, perjalanan menuju momen pembukaan tetap menyimpan urutannya sendiri.- Rabu, 9 April 2025 pukul 23.30 WIB: Data indeks harga konsumen Amerika Serikat (AS) yang lebih rendah dari ekspektasi mendorong pelaku pasar yakin The Fed akan segera memangkas suku bunga. Indeks Dow Jones dan Nasdaq langsung ditutup naik signifikan, memberi angin segar bagi bursa Asia.
- Kamis, 10 April 2025 pukul 07.15 WIB: Pasar regional di Asia Pasifik—termasuk Nikkei dan Kospi—dibuka menguat lebih dari 2 persen. Analis lokal mulai merevisi target penguatan IHSG dari 2-3 persen menjadi lebih tinggi, setelah mencermati posisi rupiah yang berhasil menguat tipis ke level Rp15.420 per dolar AS.
- Pukul 08.45 WIB: Ruang war room salah satu sekuritas besar di Jakarta dipenuhi diskusi cepat para analis. “Kami melihat potensi penguatan di atas 4 persen karena akumulasi short covering dan masuknya dana asing,” ujar Fajar Setiawan, analis senior, melalui panggilan singkat. “Investor ritel sebelumnya yang cukup panik mulai closing posisi jual mereka dan beralih ke beli.”
- Pukul 09.00 WIB: Lonceng pembukaan berbunyi. IHSG langsung melejit ke 7.621,45—naik 4,9 persen dibanding penutupan sebelumnya. Layar ponsel investor ritel serempak berubah hijau. Data BEI menunjukkan volume transaksi tembus Rp3,7 triliun hanya dalam 15 menit pertama, lebih dari tiga kali lipat rata-rata harian menit awal perdagangan.
Comments (0)