Jakarta Fair 2026 Raup Transaksi Rp8,2 Triliun, Didatangi 6 Juta Pengunjung
Jakarta, Beritaseputar.com – Penyelenggaraan Jakarta Fair 2026 atau Pekan Raya Jakarta (PRJ) resmi ditutup setelah berlangsung selama 32 hari penuh. Wakil
Jakarta, Beritaseputar.com – Penyelenggaraan Jakarta Fair 2026 atau Pekan Raya Jakarta (PRJ) resmi ditutup setelah berlangsung selama 32 hari penuh. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengonfirmasi capaian fantastis: nilai transaksi menembus Rp8,2 triliun dengan jumlah pengunjung mencapai 6 juta orang.
Ajang pameran terbesar di Asia Tenggara yang digelar di arena JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, ini menjadi magnet ekonomi sekaligus hiburan bagi warga Ibu Kota dan sekitarnya. Dibuka sejak 12 Juni 2026, gelaran tahunan ini sukses memecahkan rekor baru di tengah pemulihan ekonomi nasional.
Kronologi dan Pencapaian Selama 32 Hari
Sejak hari pertama, antusiasme masyarakat sudah terlihat. Berikut kilas balik perjalanan Jakarta Fair 2026:
- Hari ke-1 hingga ke-7 (12–18 Juni 2026): Pembukaan oleh Penjabat Gubernur DKI diiringi promo tiket masuk spesial. Pengunjung pada pekan pertama mencapai 1,2 juta orang. Transaksi didominasi sektor otomotif dan elektronik, termasuk peluncuran kendaraan listrik terbaru.
- Hari ke-8 hingga ke-16 (19–27 Juni 2026): Pekan kedua menjadi puncak kunjungan karena bertepatan dengan libur sekolah. Rata-rata harian menembus 250 ribu pengunjung. Bazar produk UMKM dan tenant kuliner menjadi daya tarik utama, dengan transaksi harian tertinggi mencapai Rp350 miliar.
- Hari ke-17 hingga ke-24 (28 Juni–5 Juli 2026): Pihak penyelenggara menghadirkan konser musik nasional serta diskon besar-besaran. Transaksi sektor fesyen dan properti meningkat signifikan. Total kumulatif pengunjung sudah melewati 4,5 juta.
- Hari ke-25 hingga ke-32 (6–13 Juli 2026): Penutupan dimeriahkan dengan panggung hiburan puncak. Antrean panjang terjadi di gerai-gerai emas, elektronik, dan produk kecantikan. Pada hari terakhir, total transaksi resmi tercatat Rp8,2 triliun, melampaui target awal sebesar Rp7,5 triliun.
Pernyataan Resmi Pemerintah DKI
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya dalam konferensi pers penutupan. Ia menekankan kontribusi PRJ terhadap perputaran ekonomi daerah.
“Alhamdulillah, nilai transaksi selama 32 hari Jakarta Fair 2026 mencapai Rp8,2 triliun. Ini bukti bahwa masyarakat masih memiliki daya beli yang kuat, sekaligus pemulihan ekonomi Jakarta berjalan on the right track,” ujar Rano Karno.
Ia juga menambahkan bahwa jumlah pengunjung 6 juta menunjukkan kepercayaan publik terhadap event berskala besar pasca-pandemi. Pemerintah Provinsi DKI berencana meningkatkan fasilitas dan memperluas area pameran untuk tahun depan.
Data Pembanding dan Sektor Dominan
Jika dibandingkan, tahun 2025 lalu Jakarta Fair mencatat transaksi Rp7,1 triliun dengan 5,2 juta pengunjung. Kenaikan 15% ini terutama didorong oleh:
- Otomotif: Penjualan motor dan mobil listrik menyumbang Rp2,3 triliun, tertinggi sepanjang sejarah.
- Elektronik dan Gadget: Transaksi mencapai Rp1,8 triliun, didominasi pembelian perangkat rumah tangga cerdas.
- Fesyen dan Aksesori: Kategori ini mencatat Rp1,4 triliun, termasuk produk kolaborasi desainer lokal.
- Kuliner: Omzet makanan dan minuman mencapai Rp900 miliar, naik 20% berkat kehadiran brand-brand viral.
- Perumahan dan Properti: Pameran rumah tapak dan apartemen mengantongi Rp600 miliar, menunjukkan minat investasi masyarakat.
Dampak Ekonomi dan Harapan ke Depan
Juru Bicara Panitia Jakarta Fair, Rommy, mengatakan bahwa efek berganda (multiplier effect) dari event ini sangat besar. Ribuan UMKM binaan DKI Jakarta dan BUMN mendapatkan untung, menyerap tenaga kerja langsung lebih dari 15 ribu orang.
Para pengunjung yang ditemui juga mengaku puas. “Saya datang empat kali, karena promonya benar-benar nyata. Belanja kebutuhan Lebaran jadi lebih hemat,” ujar Sari, warga Bekasi. Hal ini mengonfirmasi bahwa Jakarta Fair tetap menjadi tujuan belanja dan hiburan keluarga.
Dengan rekor baru ini, ajang yang dimulai sejak 1968 tersebut semakin optimistis menatap penyelenggaraan tahun 2027. Beberapa perbaikan dijanjikan, seperti pengaturan lalu lintas lebih baik dan penambahan halte Transjakarta langsung menuju JIExpo. Jakarta Fair 2026 tidak hanya menjadi catatan sejarah, tetapi juga momentum kebangkitan ekonomi yang nyata.
[SOCIAL_TWEET]: Jakarta Fair 2026 resmi ditutup dengan pencapaian gemilang: 6 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun! 🎡 Sektor otomotif & elektronik jadi andalan. #JakartaFair2026 #PRJ2026 #EkonomiJakarta[SOCIAL_TG]: 🎡 Akhir pekan ditutup manis! Jakarta Fair 2026 catat rekor baru: 6 juta pengunjung & transaksi Rp8,2 triliun. 🛒💸 Kira-kira tahun depan bisa lebih tinggi lagi? #PRJ2026
Comments (0)