Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Israel Gempur Lebanon Saat Gencatan Senjata, 5 Orang Tewas

Beirut — Rentetan serangan udara Israel kembali mengguncang Lebanon bagian selatan pada Sabtu (20/6), hanya beberapa jam setelah kesepakatan gencatan senjata mulai berlaku. Kantor berita resmi Leba

Jul 08, 2026 - 05:55
0 1
Israel Gempur Lebanon Saat Gencatan Senjata, 5 Orang Tewas

Beirut — Rentetan serangan udara Israel kembali mengguncang Lebanon bagian selatan pada Sabtu (20/6), hanya beberapa jam setelah kesepakatan gencatan senjata mulai berlaku. Kantor berita resmi Lebanon melaporkan sedikitnya lima orang tewas dalam gelombang kekerasan terbaru ini, yang memicu kekhawatiran akan runtuhnya upaya perdamaian yang baru saja disepakati.

Menurut laporan yang dihimpun media kami, serangan udara tersebut menyasar lebih dari selusin titik di kawasan selatan Lebanon. Gempuran berlangsung sejak Jumat (19/6) tengah malam hingga Sabtu pagi, menandai eskalasi signifikan di tengah masa gencatan senjata yang seharusnya menghentikan pertempuran antara kedua belah pihak.

National News Agency (NNA), kantor berita yang dikelola pemerintah Lebanon, mengonfirmasi bahwa serangan-serangan Israel terjadi secara intensif dan meluas di berbagai lokasi strategis di bagian selatan negara tersebut.

Informasi yang diperoleh dari sumber resmi Lebanon menyebutkan bahwa gencatan senjata secara teknis mulai diberlakukan pada Jumat (19/6) sore waktu setempat. Kesepakatan ini diharapkan mampu meredakan ketegangan yang telah berlangsung selama beberapa pekan terakhir. Namun, realita di lapangan justru berkata lain — Israel melanjutkan operasi militernya dengan dalih merespons ancaman keamanan yang masih persisten.

Lima korban jiwa yang jatuh dalam insiden ini menambah panjang daftar tragedi kemanusiaan di kawasan tersebut. Identitas para korban masih dalam proses pendataan oleh otoritas setempat, sementara tim penyelamat terus melakukan evakuasi dan pencarian di bawah reruntuhan bangunan yang hancur akibat bombardir.

Serangan terbaru ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai efektivitas dan keberlangsungan gencatan senjata yang telah dinegosiasikan. Para pengamat menilai bahwa pelanggaran sepihak oleh Israel berpotensi memicu respons balasan dan kembali menyeret kawasan ke dalam spiral kekerasan yang lebih dalam.

Pemerintah Lebanon melalui NNA mengecam keras tindakan Israel yang dianggap melanggar kesepakatan damai. Mereka mendesak komunitas internasional untuk segera mengambil langkah tegas guna menghentikan agresi dan memastikan gencatan senjata dihormati oleh semua pihak. Sementara itu, belum ada pernyataan resmi dari Tel Aviv mengenai alasan di balik serangan lanjutan tersebut.

Situasi di lapangan masih sangat volatile. Warga sipil di Lebanon selatan dilanda ketakutan dan trauma berkepanjangan, mengingat serangan terjadi saat mereka berharap dapat bernapas lega setelah pengumuman gencatan senjata. Krisis kemanusiaan pun semakin mengkhawatirkan seiring dengan bertambahnya korban dan kerusakan infrastruktur yang meluas.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
galih-pratama

Editor Gaya Hidup. Editor tren, komunitas, dan gaya hidup.

Comments (0)

User