IHSG Nyaris Tinggalkan Level 6.000
Beritaseputar.com, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah cukup dalam pada akhir sesi I perdagangan, Senin (22/6/2026), hingga nyaris meninggalkan level psikologis 6.000. Be
Beritaseputar.com, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah cukup dalam pada akhir sesi I perdagangan, Senin (22/6/2026), hingga nyaris meninggalkan level psikologis 6.000. Berdasarkan data pasar yang dihimpun media kami, IHSG terpantau merosot 1,25% ke posisi 6.099,92.
Pergerakan indeks sepanjang sesi pertama berlangsung volatil. Pada awal pembukaan, IHSG justru sempat menguat dan menyentuh level tertinggi harian di 6.226,71. Namun, setelahnya tekanan jual secara bertahap meningkat dan memaksa indeks berbalik arah hingga terus tergerus ke zona merah menjelang penutupan sesi.
Aktivitas Perdagangan Tinggi
Kendati melemah, aktivitas pasar tetap ramai. Data RTI Business mencatat volume perdagangan mencapai 13,42 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 7,62 triliun. Frekuensi perdagangan pun tergolong tinggi, yakni sebanyak 1.105.744 kali transaksi sepanjang sesi I. Ini menunjukkan investor cukup agresif melakukan penyesuaian portofolio.
“IHSG ditutup pada level 6.099,92 atau melemah 1,25% dibandingkan penutupan sebelumnya. Aksi jual mendominasi setelah indeks sempat menguat di awal perdagangan,” demikian laporan pasar yang dirujuk.
Faktor Pemicu Pelemahan
Sejumlah analis yang dihubungi Beritaseputar.com memperkirakan pelemahan ini merupakan bagian dari koreksi teknikal. Penguatan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir membuka peluang aksi ambil untung (profit taking), terutama menjelang akhir sesi. Sentimen global yang masih diliputi ketidakpastian turut memperberat gerak indeks domestik.
“Pasar sedang berada dalam fase konsolidasi. Level 6.000 adalah batas psikologis yang sangat krusial. Jika tertembus, bukan tidak mungkin tekanan lanjutan akan terjadi,” ujar seorang analis. Namun, ia menambahkan, fundamental ekonomi domestik yang relatif stabil masih menjadi penopang utama.
Pergerakan Selanjutnya
Dengan posisi di 6.099,92, IHSG hanya menyisakan jarak kurang dari 100 poin dari level support 6.000. Pelaku pasar kini menanti pembukaan sesi II untuk melihat apakah indeks mampu bertahan di atas level tersebut atau justru melanjutkan koreksi lebih dalam. Beberapa saham unggulan tercatat masih bertahan di zona hijau, menandakan masih adanya minat beli selektif dari investor.
Rilis data ekonomi domestik dan pergerakan bursa regional akan menjadi perhatian utama yang dapat memengaruhi arah IHSG selanjutnya. Investor disarankan tetap mencermati setiap sinyal teknikal dan perkembangan sentimen global menjelang penutupan perdagangan sore nanti.
Comments (0)