Pagi itu, matahari baru saja menampakkan diri di ufuk timur Pantai Losari. Di antara kumpulan pedagang kaki lima yang mulai menata lapak, seorang lelaki berkemeja putih bersih dan kopiah hitam menyusuri trotoar dengan langkah ringan. Ia bukan pesohor televisi ataupun calon legislator yang sedang berkampanye. Ia adalah Andi Sudirman Sulaiman, Gubernur Sulawesi Selatan, yang memilih memulai harinya dengan “blusukan” menyapa warga sebelum menandatangani berkas-berkas di ruang kerjanya. Potret ini bukan sekadar pencitraan; ia sudah menjadi kebiasaan seorang pemimpin muda yang ingin dekat dengan detak jantung masyarakatnya.
Mengawali Langkah, Merangkai Asa
Andi Sudirman lahir di Bulukumba, 25 September 1984, dari keluarga sederhana yang menjunjung tinggi pendidikan. Setelah menyelesaikan studi sarjana teknik di Universitas Hasanuddin, ia tak langsung terjun ke politik praktis. Dorongan untuk mengabdi justru muncul saat
Comments (0)