Gading Marten Saksikan Pencatatan Saham RANS, Ungkap Sisi Emosional Persahabatan
Langkah aktor sekaligus presenter Gading Marten terlihat ringan saat memasuki Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jumat siang (10/7/2026). Di tengah keriuhan t
Langkah aktor sekaligus presenter Gading Marten terlihat ringan saat memasuki Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jumat siang (10/7/2026). Di tengah keriuhan tamu undangan yang bersulang, Gading justru memilih berdiri agak di sudut, menatap layar besar yang menampilkan kode saham RANS. Sesekali ia tersenyum sendiri, seakan berbicara dengan kenangan.
Hari itu, PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk resmi melantai di bursa. Bagi sebagian orang, ini kisah sukses bisnis hiburan yang berawal dari kanal YouTube iseng pasangan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina. Tapi bagi Gading, momentum itu sangat personal. Ia hadir bukan sekadar sebagai pesohor yang meramaikan seremoni, melainkan sebagai sahabat yang menyaksikan salah satu babak paling membanggakan dari perjalanan orang-orang terdekatnya.
“Kalau diingat-ingat, dulu gue sama Raffi cuma ketawa-ketawa di konten prank, nggak pernah kepikiran bakal sampai di titik ini. Rasanya kayak liat saudara sendiri yang naik panggung gede,” ujar Gading dengan suara bergetar, sesaat setelah seremoni pencatatan saham usai.
Lebih dari Sekadar Rekan Kerja
Hubungan Gading dan Raffi bukan sekadar pertemanan di industri hiburan. Keduanya sudah saling mengenal sejak belasan tahun lalu, saat sama-sama merintis karier di dunia presentasi dan akting. Gading sering kali menjadi tempat Raffi bercerita—mulai dari mimpi-mimpi yang dianggap terlalu ambisius, hingga masa-masa sulit yang nyaris membuat mereka menyerah.
Saat Raffi dan Nagita mulai membangun RANS Entertainment dari garasi rumah—sebelum akhirnya berkembang menjadi puluhan kanal digital, manajemen artis, hingga perusahaan produksi konten—Gading menjadi salah satu sosok yang terus mendukung, kadang muncul tiba-tiba di konten mereka tanpa bayaran, sekadar untuk menjaga api semangat sahabatnya tetap menyala.
“Dulu gue pernah nemenin Raffi shooting sampai subuh, terus paginya gue syuting sinetron. Capek? Iya. Tapi ada perasaan bahwa pertemanan ini bukan cuma soal job, ini soal kepercayaan. Hari ini tuh pembuktian, bahwa pertemanan yang sehat bisa bawa kita ke tempat yang luar biasa,” kenangnya.
Dampak Sosial di Balik Panggung Glamor
Pencatatan saham RANS bukan hanya kabar gembira bagi pemegang saham baru atau penggemar setia pasangan Rans. Beberapa pengamat industri menyebutnya sebagai sinyal bahwa industri kreatif berbasis komunitas dan personal branding kini mendapat tempat serius di pasar modal. Pekerja lepas yang selama ini terlibat dalam produksi konten RANS—mulai dari editor video, tim kreatif, hingga UMKM yang produknya sering tampil dalam vlog—kini bisa melihat jejak karier yang lebih stabil dan menjanjikan.
Di sisi lain, bagi masyarakat akar rumput, kisah ini adalah narasi yang menyentuh: dua sahabat yang memilih saling mendukung daripada bersaing. Gading mengaku tak jarang ia menerima pesan pribadi dari pengikutnya yang merasa terinspirasi oleh model pertemanan mereka. “Banyak yang DM gue, bilang mereka jadi percaya kalau sukses itu bisa diraih tanpa harus saling menjegal. Itu sebenarnya yang paling mahal dari IPO ini—pesan ke anak-anak muda,” ujarnya.
“Gue yakin, andai zaman dulu Raffi mikirnya ‘gue harus sendiri’, kita nggak akan lihat apa yang terjadi hari ini. Sebaliknya, dia selalu ajak gue, selalu tanya pendapat. Dan gue belajar banyak dari dia tentang memberi ruang bagi orang lain,” tambah Gading.
Ruang yang Tak Pernah Hilang
Meski kesibukan masing-masing kini semakin padat—Gading dengan berbagai proyek akting, program televisi, dan bisnis pribadinya, sementara Raffi dan Nagita dengan imperium hiburan mereka—Gading memastikan bahwa ruang bagi sahabat tak pernah benar-benar hilang. Ia bercerita, seminggu sebelum IPO, ia dan Raffi masih sempat bertemu di sebuah kafe sederhana, jauh dari kamera dan keramaian. Di situlah Raffi mengutarakan kekhawatirannya tentang ekspektasi publik terhadap perusahaan yang kini dimiliki banyak investor.
“Gue bilang ke dia, ‘Beban lo mungkin bertambah, tapi ingat bahwa lo nggak jalan sendiri.’ Karena memang itu yang gue percaya. Dia bukan cuma bawa nama perusahaan, dia bawa cerita tentang bagaimana mimpi bisa jadi kenyataan. Dan gue bangga banget jadi saksi hidupnya,” ujar Gading.
Refleksi Seorang Sahabat
Saat para pemegang saham baru dan awak media mulai meninggalkan ruangan, Gading masih berdiri memandangi papan pencatatan saham. Di dekatnya, Raffi dan Nagita tengah berfoto bersama keluarga. Gading melepas napas panjang, lalu berkata lirih seolah berbicara pada diri sendiri, “Ini tentang perjalanan, bukan tujuan.”
Bagi publik, pencatatan saham RANS adalah berita bisnis biasa. Namun bagi Gading Marten, itu adalah monumen hidup dari sebuah persahabatan yang memilih untuk tumbuh bersama, bukan sekadar numpang tenar.
[TAGS]: Gading Marten, RANS Entertainment, IPO, Raffi Ahmad, Pencatatan Saham [SOCIAL_TWEET]: Gading Marten hadiri pencatatan saham perdana RANS bukan cuma sebagai artis, tapi sahabat yang menyaksikan mimpi besar Raffi Ahmad jadi nyata. “Ini tentang perjalanan, bukan tujuan,” katanya. #GadingMarten #RANSEntertainment #IPO2026 [SOCIAL_FB]: Dari garasi rumah hingga lantai bursa—Gading Marten ungkap sisi emosional di balik IPO RANS yang jarang tersorot kamera. Klik untuk baca kisah persahabatan yang menginspirasi ini. [SOCIAL_TG]: 🎬 Gading Marten saksikan IPO RANS, kenang momen awal berjuang bareng Raffi Ahmad: “Rasanya kayak liat saudara sendiri yang naik panggung gede.” Baca selengkapnya. [SOCIAL_THREADS]: Kadang sukses tuh nggak selalu tentang angka. Hari ini gue lihat sahabat gue sampai di titik yang dulu cuma jadi bahan obrolan sambil ngopi. Bangga banget.
Comments (0)