Ekspedisi JALUR Polda Riau Bagikan Bansos di Desa Terpencil Jelang Hari Bhayangkara
Kampar – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau kembali membuktikan komitmennya kepada masyarakat, terutama mereka yang tinggal di pelosok. Melalui program Ekspedisi JALUR (Jel
Kampar – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau kembali membuktikan komitmennya kepada masyarakat, terutama mereka yang tinggal di pelosok. Melalui program Ekspedisi JALUR (Jelajah Riau untuk Rakyat) Tahap II, personel gabungan Ditbinmas dan Ditpolairud menembus medan sulit menuju Desa Dua Sepakat, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar. Daerah ini dikenal sebagai salah satu kawasan tertinggal dengan akses transportasi yang terbatas, sehingga kehadiran polisi disambut bak berkah oleh warga setempat.
Tim ekspedisi berhasil menjangkau desa tersebut setelah menempuh perjalanan darat yang memakan waktu hampir delapan jam dari pusat kota, melintasi jalan tanah berlumpur dan beberapa titik penyeberangan sungai. Meski tantangan alam cukup berat, semangat pengabdian para personel mengalahkan lelah, dengan satu tujuan: memastikan layanan publik dan kehadiran negara sampai ke wilayah 3T (terdepan, terpencil, tertinggal).
Kegiatan yang berlangsung di halaman balai desa itu berfokus pada tiga agenda utama: sambang desa untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat, bakti sosial berupa penyaluran bantuan kebutuhan pokok, dan pelayanan kesehatan gratis. Sebanyak 60 warga tercatat menerima paket bansos yang berisi beras, minyak goreng, gula, dan kebutuhan harian lainnya. Tak hanya itu, seluruh warga yang hadir juga mendapat pemeriksaan tensi darah, gula darah, serta konsultasi kesehatan dari tenaga medis yang dibawa dalam ekspedisi.
"Kami hadir bukan sekadar menjalankan tugas rutin, tetapi ingin memastikan tidak ada lagi masyarakat yang merasa jauh dari perhatian pemerintah. Wilayah sepi seperti Desa Dua Sepakat justru menjadi prioritas kami," ujar Kasubdit Bina Masyarakat Ditbinmas Polda Riau, Kompol Andri Setiawan, di sela kegiatan, seperti dilansir media kami, Beritaseputar.com, Sabtu (24/5/2025).
Antusiasme warga begitu terasa sepanjang acara. Mata pencaharian mereka yang mayoritas petani karet dan pekebun, kerap kali terkendala akses untuk mendapatkan fasilitas dasar. Seorang warga bernama Siti (52) mengaku baru kali ini mendapat cek kesehatan gratis. "Biasanya kami harus ke puskesmas kecamatan yang jauhnya berjam-jam naik pompong. Kehadiran bapak polisi ini benar-benar kami syukuri," tuturnya dengan mata berkaca-kaca.
Selain kesehatan dan bansos, personel juga memberikan penyuluhan singkat mengenai ketertiban lingkungan dan pentingnya menjaga keamanan jelang Pilkada serentak. Inisiatif ini pun menuai pujian warga yang selama ini merasa minim sosialisasi dari aparat.
Ekspedisi JALUR Tahap II merupakan kelanjutan dari program sebelumnya yang sukses menyasar sejumlah titik terisolir di Riau. Polda Riau menegaskan bahwa kegiatan bukan hanya seremoni peringatan Hari Bhayangkara, melainkan bagian dari strategi mendekatkan polisi dengan rakyat di lini terdalam. "Kami akan terus menjelajah dan memetakan daerah-daerah yang belum tersentuh agar loyalitas pengabdian Korps Bhayangkara benar-benar dirasakan hingga ke perbatasan negeri," tutup Kompol Andri.
Dengan capaian tersebut, harapan besar tertumpu pada keberlanjutan program serupa. Masyarakat Desa Dua Sepakat pun kini memiliki ingatan manis menjelang peringatan Hari Bhayangkara: bahwa di tengah keterbatasan, negara hadir melalui langkah kakinya sendiri.
Comments (0)