Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Dunia Berduka, Francisco Guterres Tutup Usia di Malaysia

Beritaseputar.com, Jakarta — Kabar duka menyelimuti Timor Leste dan dunia internasional. Mantan Presiden Republik Demokratik Timor Leste, Francisco Guterres, yang akrab disapa Lú-Olo, mengembuskan

Jul 08, 2026 - 05:50
0 1
Dunia Berduka, Francisco Guterres Tutup Usia di Malaysia

Beritaseputar.com, Jakarta — Kabar duka menyelimuti Timor Leste dan dunia internasional. Mantan Presiden Republik Demokratik Timor Leste, Francisco Guterres, yang akrab disapa Lú-Olo, mengembuskan napas terakhirnya pada Minggu (21/6) di Rumah Sakit Prince Court, Kuala Lumpur, Malaysia. Pemimpin yang pernah menakhodai negara muda itu dari 2017 hingga 2022 ini meninggal dalam usia 71 tahun setelah menjalani perawatan medis intensif selama beberapa waktu terakhir.

Informasi berpulangnya Guterres pertama kali dikonfirmasi oleh pihak keluarga, sebelum kemudian disampaikan secara resmi oleh Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim. Dalam pernyataannya, Anwar menyampaikan rasa kehilangan mendalam tidak hanya bagi bangsa Timor Leste, tetapi juga bagi seluruh kawasan dan dunia internasional yang mengenal dedikasi almarhum dalam memperjuangkan perdamaian dan kedaulatan negaranya.

Figur Sentral Kemerdekaan Timor Leste

Francisco Guterres bukan sekadar seorang mantan kepala negara. Ia adalah salah satu tokoh paling vital dalam lintasan sejarah perjuangan kemerdekaan Timor Leste. Sebelum menduduki kursi kepresidenan, Guterres telah menghabiskan sebagian besar hidupnya di garis depan perlawanan terhadap pendudukan, bergabung dengan FALINTIL, sayap militer dari FRETILIN (Frente Revolucionária de Timor-Leste Independente), sejak era 1970-an.

Ketika referendum bersejarah pada 1999 membuka jalan bagi kemerdekaan penuh Timor Leste pada 2002, Guterres tetap berada di garda terdepan, membantu transisi politik negaranya dari zona konflik menuju demokrasi konstitusional. Namanya terus melejit di kancah politik domestik hingga akhirnya dipercaya memimpin F-FDTL (FALINTIL-Forças de Defesa de Timor Leste) dan kemudian menjabat sebagai Presiden Parlemen Nasional sebelum melenggang ke Istana Kepresidenan pada 2017.

"Kepergian Beliau merupakan kehilangan besar bagi bangsa Timor Leste dan dunia internasional. Dedikasi dan pengorbanannya dalam mewujudkan perdamaian akan selalu dikenang sepanjang masa," demikian pernyataan resmi Anwar Ibrahim yang dikutip oleh media kami.

Warisan Perdamaian yang Tak Lekang Waktu

Selama masa pemerintahannya sebagai presiden, Guterres dikenal sebagai figur yang konsisten memperjuangkan rekonsiliasi nasional dan stabilitas politik di Timor Leste yang masih belia. Ia kerap menjembatani friksi antarpartai dan mendorong pembangunan yang inklusif. Meski menghadapi berbagai tantangan politik, termasuk kebuntuan parlemen pasca-pemilu 2018, Guterres dipandang berhasil menjaga negaranya tetap berada dalam koridor demokrasi yang sehat.

Di usia senja, Guterres masih aktif menyuarakan hak-hak negara-negara kecil di forum internasional. Ia menjadi simbol ketahanan dan harga diri rakyat Timor Leste yang berhasil lepas dari cengkeraman penjajahan melalui perjuangan panjang. Pengalaman hidupnya yang diwarnai gerilya, pembuangan, diplomasi, hingga kepemimpinan tertinggi menjadikannya sosok yang sulit dicari penggantinya.

Hingga berita ini diturunkan, pemerintah Timor Leste melalui Kementerian Luar Negeri belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait rencana pemakaman kenegaraan. Namun, sejumlah sumber menyebutkan bahwa prosesi penghormatan terakhir akan diselenggarakan di Dili, ibu kota Timor Leste, segera setelah jenazah dipulangkan dari Kuala Lumpur. Rakyat Timor Leste dan para pemimpin negara sahabat pun mendoakan agar arwah Francisco Guterres mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
galih-pratama

Editor Gaya Hidup. Editor tren, komunitas, dan gaya hidup.

Comments (0)

User