Dua Emiten Baru Melantai, JELI dan JECK Langsung Cetak Lonjakan Harga Perdana
Jakarta — Bursa Efek Indonesia (BEI) kedatangan dua anggota baru pada perdagangan Selasa (7/6/2026). PT Niramas Utama Tbk dengan kode saham JELI dan PT Nitrasanata Dharma Tbk dengan kode JECK resmi
Jakarta — Bursa Efek Indonesia (BEI) kedatangan dua anggota baru pada perdagangan Selasa (7/6/2026). PT Niramas Utama Tbk dengan kode saham JELI dan PT Nitrasanata Dharma Tbk dengan kode JECK resmi mencatatkan penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO). Kedua perusahaan ini menjadi emiten kedua dan ketiga yang berhasil melantai di BEI sepanjang 2026, menandai geliat pasar modal Indonesia yang tetap bergairah.
Pantauan media kami terhadap papan perdagangan menunjukkan respons investor yang sangat antusias terhadap kedua saham anyar ini. Saham JELI langsung meroket tajam begitu sesi perdagangan dibuka. Lonjakan harga bahkan mencapai batas Auto Reject Atas (ARA), yakni kenaikan maksimum harian sebesar 25 persen, sehingga saham JELI bertengger di level Rp 1.125 per lembar saham.
Tidak kalah impresif, saham JECK juga mencatatkan kenaikan yang nyaris menyentuh ARA. Harga saham perusahaan ini terdongkrak sebesar 24,8 persen ke posisi Rp 1.560 per saham pada pembukaan perdagangan pagi. Kinerja ini menunjukkan tingginya minat investor yang sudah menanti kehadiran kedua emiten tersebut di lantai bursa.
Kenaikan signifikan di hari pertama pencatatan mencerminkan kepercayaan pasar terhadap fundamental dan prospek bisnis kedua perusahaan ke depannya.
Berdasarkan laporan yang dihimpun, dalam aksi korporasi perdananya, JELI melepas sebanyak 266 juta lembar saham baru ke publik. Jumlah tersebut setara dengan 21,01 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh setelah pelaksanaan IPO. Melalui langkah strategis ini, perseroan berhasil mengantongi dana segar hingga Rp 239,4 miliar. Perolehan dana ini diharapkan dapat memperkuat struktur permodalan sekaligus mendukung rencana ekspansi usaha perusahaan ke depannya.
Dengan bertambahnya dua emiten baru ini, total jumlah perusahaan tercatat di BEI terus menunjukkan tren peningkatan. Pasar modal Indonesia masih menjadi salah satu destinasi menarik bagi perusahaan yang ingin menggalang dana dari publik, didukung oleh fundamental ekonomi domestik yang solid dan basis investor ritel yang terus berkembang.
Para analis menilai, keberhasilan JELI dan JECK mencatatkan kenaikan harga signifikan di hari debutnya menjadi sinyal positif bagi calon emiten lain yang masih mengantre untuk melantai. Kepercayaan investor yang tinggi terhadap saham-saham baru ini menunjukkan likuiditas pasar yang memadai serta apresiasi terhadap emiten dengan kinerja dan prospek yang menjanjikan.
Dengan sisa waktu yang cukup panjang hingga akhir tahun, diharapkan masih banyak perusahaan lain yang akan menyusul langkah JELI dan JECK untuk mencari pendanaan melalui pasar modal Indonesia.
Comments (0)