DPRD Surabaya Dorong Kampung Pancasila Jadi Solusi Persoalan Sampah
Program Kampung Pancasila yang digagas Pemerintah Kota Surabaya dinilai memiliki potensi besar untuk menjawab persoalan sampah perkotaan sekaligus mendongkrak kesejahteraan masyarakat. Namun, agar da
Program Kampung Pancasila yang digagas Pemerintah Kota Surabaya dinilai memiliki potensi besar untuk menjawab persoalan sampah perkotaan sekaligus mendongkrak kesejahteraan masyarakat. Namun, agar dampaknya maksimal, program ini membutuhkan penguatan dari sisi fasilitas penampungan, pendampingan berkelanjutan, serta pembukaan akses pasar yang lebih luas.
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Bahtiyar Rifai, mengungkapkan bahwa pengelolaan sampah tidak boleh berhenti pada tahap pemilahan saja. Ia menekankan pentingnya ekosistem yang terintegrasi agar sampah yang telah dipilah warga benar-benar memiliki nilai ekonomi.
"Jangan sampai warga sudah semangat memilah sampah, tapi hasil pilahannya menumpuk dan tidak ada tindak lanjutnya. Di sinilah peran fasilitas dan akses pasar menjadi krusial," ujar Bahtiyar.
Empat Pilar Kampung Pancasila
Bahtiyar menjelaskan, Kampung Pancasila yang kini diterapkan di seluruh wilayah Surabaya bertumpu pada empat pilar utama. Keempat fokus tersebut meliputi aspek lingkungan, sosial, ekonomi, serta penguatan nilai-nilai gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat.
Dalam praktiknya, warga di kampung-kampung tersebut telah aktif didorong untuk melakukan pemilahan sampah secara mandiri. Sampah plastik, kertas, dan organik dipisahkan sejak dari rumah tangga. Langkah ini merupakan fondasi penting dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
Kendati demikian, laporan yang diterima media kami menunjukkan bahwa di lapangan masih terdapat kendala signifikan. Minimnya tempat penampungan sementara (TPS) yang mampu menampung sampah terpilah menjadi hambatan utama. Akibatnya, sampah yang sudah dipilah kerap tercampur kembali saat proses pengangkutan.
DPRD Surabaya mendorong agar pemerintah kota segera memperkuat infrastruktur pendukung serta menggandeng sektor swasta dan pelaku industri daur ulang. Dengan begitu, Kampung Pancasila tidak hanya menjadi gerakan sosial, tetapi juga ekosistem ekonomi sirkular yang menguntungkan warga.
Demikian rangkuman Beritaseputar.com terkait dorongan DPRD Surabaya dalam mengoptimalkan Kampung Pancasila sebagai solusi persoalan sampah.
Comments (0)