DLHK Imbau Warga Sekitar TPA Jatiwaringin Mengungsi Hindari Asap Kebakaran
Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang, Banten, mengeluarkan imbauan kepada masyarakat yang tinggal di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin untuk segera mengun
Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang, Banten, mengeluarkan imbauan kepada masyarakat yang tinggal di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman. Imbauan ini disampaikan menyusul adanya kebakaran hebat di kawasan TPA yang menghasilkan asap tebal dan berpotensi membahayakan kesehatan warga, terutama bagi masyarakat di tiga kecamatan yang lokasinya paling berdekatan dengan titik api. Pihak berwenang menekankan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama di tengah upaya pemadaman yang terus dilakukan oleh petugas di lapangan.
Kepala DLHK Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat, menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi langsung dengan warga yang bermukim di area belakang tempat pembuangan akhir. Menurutnya, sejumlah keluarga sempat dievakuasi begitu kepulan asap mulai terlihat membahayakan kondisi pernapasan serta mengganggu aktivitas sehari-hari. Namun, informasi terbaru yang diterima oleh pihaknya menunjukkan bahwa sebagian warga tersebut telah kembali ke kediaman masing-masing meski situasi di lapangan tetap dipantau secara ketat oleh petugas demi menjaga keselamatan bersama.
Tiga Kecamatan Diminta Tingkatkan Kewaspadaan
Mengingat jarak antara lokasi kebakaran dengan pemukiman padat sangat berdekatan, DLHK secara khusus meminta warga di tiga kecamatan untuk bersiaga dan mematuhi arahan dari petugas. Ketiga wilayah yang dimaksud adalah Kecamatan Mauk, Kecamatan Rajeg, dan Kecamatan Sukadiri. Ujat menegaskan bahwa dampak asap dari TPA Jatiwaringin bisa meluas sewaktu-waktu tergantung arah dan kecepatan angin, sehingga kewaspadaan tinggi sangat diperlukan agar tidak terjadi korban jiwa maupun gangguan kesehatan serius akibat terpapar asap dalam jangka waktu lama.
"Ada beberapa warga yang di belakang kawasan TPA ketika asap muncul kita upayakan untuk mengungsi dahulu. Tapi, tadi infonya sudah kembali lagi ke rumahnya," ujar Ujat Sudrajat dalam laporan Beritaseputar.com, Selasa (30/6/2026).
Pihak DLHK bersama relawan dan instansi terkait terus berupaya melakukan pemadaman serta pengendalian agar api tidak semakin meluas dan asap yang dihasilkan bisa diminimalisir. Masyarakat diharapkan tetap tenang namun waspada, mengurangi aktivitas di luar ruangan jika terpapar asap, serta segera melapor ke pihak berwenang apabila kondisi memburuk atau muncul gejala gangguan pernapasan. Langkah preventif ini diharapkan mampu mengurangi risiko kesehatan serta menjaga keselamatan warga selama proses pemadaman dan pendinginan lokasi kebakaran berlangsung.
Comments (0)