Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Darori Wonodipuro Salurkan Alsintan dan Bantuan Perikanan untuk Petani Purbalingga

PURBALINGGA — Senin pagi di Pendopo Kabupaten Purbalingga terasa berbeda. Puluhan petani dan pembudidaya ikan dari berbagai desa berkumpul dengan wajah ber

Jul 08, 2026 - 04:30
0 0
PURBALINGGA — Senin pagi di Pendopo Kabupaten Purbalingga terasa berbeda. Puluhan petani dan pembudidaya ikan dari berbagai desa berkumpul dengan wajah berbinar. Di halaman, deretan traktor merah menyala, mesin tanam modern, dan boks-boks berisi benih ikan tersusun rapi. Hari itu, Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Gerindra, Ir. KRT. H. Darori Wonodipuro, datang bukan sekadar bersilaturahmi, melainkan membawa harapan dalam wujud alat dan mesin pertanian (alsintan) serta sarana perikanan untuk mereka.

Penyerahan Simbolis di Pendopo

Upacara penyerahan bantuan berlangsung khidmat. Darori Wonodipuro menyerahkan secara simbolis kunci traktor dan sertifikat bantuan kepada perwakilan kelompok tani, didampingi Bupati Purbalingga, Fahmi. Momen ini menandai sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat sektor pertanian dan perikanan yang menjadi tulang punggung ekonomi warga.

  1. Darori dan Bupati Fahmi memasuki area pendopo, disambut alunan gamelan khas Banyumas.
  2. Sambutan dibuka Bupati Fahmi yang mengapresiasi perhatian Komisi IV DPR RI terhadap Purbalingga.
  3. Penyerahan simbolis dilakukan—kunci traktor diserahkan kepada Ketua Kelompok Tani "Sido Makmur".
  4. Acara dilanjutkan dengan peninjauan alat-alat yang dipamerkan di halaman pendopo.
  5. Petani dan pembudidaya berdialog langsung dengan Darori, menyampaikan tantangan di lapangan.

Ragam Bantuan untuk Dongkrak Produktivitas

Bantuan yang disalurkan cukup lengkap, menyasar kebutuhan riil petani dan pembudidaya ikan. "Bantuan yang disalurkan meliputi traktor roda empat, traktor roda dua, rice transplanter, pompa air, bibit ikan, mesin pembuat pelet, serta berbagai sarana pendukung lainnya yang dibutuhkan kelompok tani dan pembudidaya ikan," ujar Darori saat ditemui di sela acara.

Angka yang diserahkan tidak main-main: 5 unit traktor roda empat, 12 unit traktor roda dua, 8 unit rice transplanter, dan 50 paket bibit ikan unggul senilai total Rp2,3 miliar. Dirinci, bantuan terbagi untuk 18 kelompok tani dan 10 kelompok pembudidaya ikan yang tersebar di sembilan kecamatan.

"Lebih Ringan, Lebih Cepat, Lebih Efisien"

Sumarno, 54 tahun, petani Desa Karangreja, tak kuasa menyembunyikan rasa syukurnya. "Biasanya kami olah sawah itu perlu tiga sampai empat hari pakai cangkul dan tenaga manual. Sekarang dengan traktor ini, insyaallah sehari selesai. Kami bisa hemat biaya garap sampai separuhnya," tuturnya sembari mengelus-elus badan traktor roda dua yang baru diterima kelompoknya.

Darori menekankan, pemanfaatan teknologi dan mekanisasi pertanian menjadi langkah penting menjawab tantangan sektor pertanian saat ini—mulai dari keterbatasan tenaga kerja hingga peningkatan efisiensi produksi. "Dengan adanya bantuan ini, kami berharap pekerjaan para petani menjadi lebih ringan, lebih cepat, dan lebih efisien sehingga produktivitas meningkat serta hasil panen semakin melimpah," katanya.

Kader Gerindra kelahiran Jawa Tengah ini menambahkan, bantuan tersebut merupakan bagian dari aspirasi masyarakat yang diperjuangkan melalui Komisi IV DPR RI. Tak hanya itu, penguatan sektor pertanian dan perikanan juga sejalan dengan perhatian Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Harapan dari Sektor Perikanan

Bagi para pembudidaya ikan, bantuan sarana perikanan menjadi angin segar. Rustinah, pembudidaya lele asal Desa Bojongsari, mengaku selama ini terkendala biaya pakan. "Mesin pembuat pelet ini sangat membantu. Kami bisa produksi pakan sendiri dari bahan-bahan lokal. Ongkos pakan bisa turun banyak, keuntungan kami jadi lebih lumayan," ungkapnya.

Darori menegaskan, penguatan sektor pertanian dan perikanan merupakan bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat desa. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, menurutnya, harus terus diperkuat agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran, termanfaatkan optimal, dan berkelanjutan.

Sore harinya, satu per satu traktor dan mesin diangkut menggunakan truk menuju desa-desa penerima. Di kejauhan, petani melambaikan tangan—bukan sekadar ucapan perpisahan, tapi isyarat bahwa esok hari kerja di sawah akan lebih ringan, dan harapan panen melimpah kian nyata.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User