Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Bocah 5 Tahun di Pekalongan Tewas Dipatuk Ular Weling saat Tidur

Sebuah tragedi memilukan terjadi di Desa Mesoyi, Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan, pada Minggu dini hari (5/7). Seorang anak laki-laki berinisial MKA yang baru berusia lima tahun meninggal dunia

Jul 06, 2026 - 10:11
0 1
Bocah 5 Tahun di Pekalongan Tewas Dipatuk Ular Weling saat Tidur

Sebuah tragedi memilukan terjadi di Desa Mesoyi, Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan, pada Minggu dini hari (5/7). Seorang anak laki-laki berinisial MKA yang baru berusia lima tahun meninggal dunia setelah dipatuk ular weling saat sedang terlelap tidur. Insiden nahas ini terjadi sekitar pukul 01.00 WIB di ruang tengah rumah korban, di mana ia tidur bersama sang nenek.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media kami, korban saat itu tertidur pulas tanpa menyadari kehadiran ular berbisa yang masuk ke dalam rumah. Diduga, ular weling tersebut masuk melalui celah atau pintu yang tidak tertutup rapat pada malam hari. Gigitan ular yang sangat berbisa itu langsung melukai tubuh korban, yang sontak terbangun dan mengalami gejala keracunan parah.

Keluarga yang panik segera berusaha memberikan pertolongan pertama dan melarikan korban ke fasilitas kesehatan terdekat. Namun, perjalanan menuju rumah sakit memakan waktu, sementara bisa ular weling yang bersifat neurotoksin bekerja dengan cepat melumpuhkan sistem saraf korban. Sayangnya, nyawa bocah malang itu tidak dapat diselamatkan meskipun tim medis telah berupaya maksimal. Korban dinyatakan meninggal dunia sesampainya di rumah sakit.

Kronologi dan Penanganan

Kapolsek Talun, Iptu Heru, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihak kepolisian menerima laporan dari warga dan langsung mendatangi lokasi kejadian serta rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan.

"Korban sempat dibawa ke rumah sakit oleh keluarganya. Namun, nyawa korban tidak tertolong. Kami sudah melakukan olah tempat kejadian perkara dan memintai keterangan saksi-saksi," ujar Iptu Heru saat dikonfirmasi, Senin (6/7/2026).

Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan unsur kelalaian atau tindak pidana dalam peristiwa ini. Polisi menyebut insiden tersebut murni kecelakaan yang tidak terduga. Jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan setelah proses visum selesai dilakukan.

Bahaya Ular Weling dan Imbauan Warga

Ular weling (Bungarus candidus) dikenal sebagai salah satu spesies ular paling berbisa di Indonesia. Bisa neurotoksinnya mampu menyebabkan kelumpuhan otot pernapasan dalam hitungan jam, sehingga korban seringkali meninggal karena gagal napas sebelum mendapatkan penanganan medis yang memadai. Ular ini biasanya aktif pada malam hari dan sering masuk ke permukiman penduduk, terutama di daerah yang dekat dengan sawah atau semak belukar.

Menanggapi insiden ini, pihak kepolisian dan aparat desa setempat mengimbau warga untuk lebih waspada, khususnya saat malam hari. Warga diminta untuk selalu menutup rapat pintu dan jendela, membersihkan lingkungan sekitar rumah dari tumpukan barang bekas yang berpotensi menjadi sarang ular, serta segera melapor jika menemukan keberadaan hewan berbahaya di dalam rumah. Kejadian ini menjadi pengingat pahit bagi masyarakat Desa Mesoyi akan pentingnya kewaspadaan terhadap ancaman ular berbisa yang bisa mengintai kapan saja.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User