Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Bentuk Karakter Siswa, 1.000 Taruna TNI Diterjunkan Bina Sekolah Rakyat

Jakarta – Kementerian Sosial (Kemensos) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) menjalin kolaborasi strategis untuk menyiapkan program pembentukan karakter bagi para siswa Sekolah Rakyat. Sebanyak 1.0

Jul 07, 2026 - 23:53
0 0
Bentuk Karakter Siswa, 1.000 Taruna TNI Diterjunkan Bina Sekolah Rakyat

Jakarta – Kementerian Sosial (Kemensos) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) menjalin kolaborasi strategis untuk menyiapkan program pembentukan karakter bagi para siswa Sekolah Rakyat. Sebanyak 1.000 taruna dari akademi militer (Akmil) direncanakan akan diterjunkan langsung dalam proses pembinaan tersebut. Setiap sekolah dasar yang menjadi sasaran program akan didampingi oleh lima orang taruna. Mereka akan memberikan bimbingan praktis, mulai dari tata cara merapikan pakaian seragam hingga menata kamar asrama dengan rapi. Inisiatif ini bertujuan menanamkan nilai-nilai kemandirian dan kedisiplinan sejak usia dini kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Pembahasan di tingkat Pimpinan

Rencana sinergi ini dibahas dalam pertemuan antara Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono dan Komandan Jenderal TNI Letnan Jenderal Bambang Ari Novian di kantor Kemensos, Jakarta Pusat, hari ini. Keduanya mendiskusikan secara mendalam teknis pelaksanaan dan target yang ingin dicapai melalui program pendampingan ini. Kehadiran para taruna di Sekolah Rakyat bukan sekadar mengajarkan baris-berbaris, melainkan juga membentuk karakter positif yang meliputi integritas, tanggung jawab, serta kemampuan mengelola diri. Hal ini dinilai krusial sebagai fondasi bagi generasi muda yang tengah dipersiapkan menghadapi berbagai tantangan masa depan.

Menurut informasi yang dihimpun media kami, program ini akan diselaraskan dengan kalender pendidikan Sekolah Rakyat. Para taruna akan tinggal di lingkungan sekolah selama masa pembinaan dan berperan sebagai kakak asuh yang membimbing kegiatan keseharian siswa. Materi pembinaan mencakup kerapihan pribadi, kebersihan lingkungan asrama, hingga pembiasaan pola hidup sehat. Pendekatan keteladanan langsung dari para calon perwira TNI ini diyakini mampu memberikan dampak psikologis yang kuat bagi perkembangan mental para siswa.

Mencetak Generasi Unggul

Wamensos Agus Jabo Priyono menegaskan, kolaborasi dengan TNI merupakan bagian dari strategi besar pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan melalui jalur pendidikan. Sekolah Rakyat tidak hanya menargetkan kemajuan akademik, tetapi juga pembangunan karakter sebagai bekal siswa untuk keluar dari lingkaran kemiskinan. “Anak-anak ini tidak hanya kita beri pengetahuan, tetapi juga kekuatan mental dan karakter agar mereka bisa berdikari. Taruna Akmil adalah figur ideal untuk memberikan contoh nyata tentang disiplin dan nasionalisme,” ungkap Agus Jabo kepada awak media usai pertemuan.

Sementara itu, Danjen TNI Letjen Bambang Ari Novian menyatakan pihaknya siap mengerahkan sumber daya terbaik untuk menyukseskan program ini. Menurutnya, pembinaan kepada siswa Sekolah Rakyat sejalan dengan semangat pengabdian TNI kepada masyarakat. “Kita ingin ada jembatan antara semangat bela negara yang dimiliki prajurit dengan semangat belajar para siswa. Ini adalah investasi jangka panjang untuk Indonesia yang lebih kuat,” ujarnya.

Diperkirakan, tahap awal program akan menyasar puluhan Sekolah Rakyat yang telah beroperasi di berbagai daerah. Evaluasi akan dilakukan secara berkala untuk mengukur efektivitas pembinaan taruna terhadap perubahan karakter siswa. Jika berhasil, pola kemitraan ini akan direplikasi ke lebih banyak sekolah di bawah naungan Kemensos. Masyarakat dan orang tua siswa menyambut positif inisiatif ini karena dianggap memberikan pengalaman pendidikan yang berbeda dan membekali anak dengan keterampilan hidup yang aplikatif di masa mendatang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
kartika-dewi

Fact Checker. Memverifikasi klaim gaya hidup dan tren.

Comments (0)

User