Bawa 50 Butir Amunisi Tanpa Izin, Wanita Portugal Diamankan di Bandara Bali
Seorang perempuan berkewarganegaraan Portugal berinisial ACRDCFN (47) diamankan petugas keamanan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, setelah kedapatan membawa 50 butir amunisi dalam tas r
Seorang perempuan berkewarganegaraan Portugal berinisial ACRDCFN (47) diamankan petugas keamanan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, setelah kedapatan membawa 50 butir amunisi dalam tas ranselnya tanpa dokumen resmi. Wanita itu hendak terbang menuju Abu Dhabi ketika pemeriksaan rutin pada Sabtu (20/6) malam menggagalkan rencananya. Kini ia harus berurusan dengan pihak berwajib dan diproses hukum lebih lanjut.
Kronologi Penemuan oleh Petugas Avsec
Peristiwa ini terjadi pada Sabtu, 20 Juni 2026 sekitar pukul 23.28 WITA di area Security Check Point (SCP) Terminal Keberangkatan Internasional. Petugas Aviation Security (Avsec) yang sedang melakukan pemeriksaan barang bawaan penumpang melalui mesin X-Ray mendeteksi benda-benda mencurigakan di dalam tas ransel milik ACRDCFN. Setelah mendapatkan persetujuan dari pemilik tas, petugas melakukan pemeriksaan manual dan mendapati 50 butir amunisi yang tersimpan tanpa dilengkapi dokumen apapun. Tidak ditemukan senjata api dalam pemeriksaan tersebut, namun hanya amunisi saja. Penumpang yang diketahui akan menempuh perjalanan internasional menuju Abu Dhabi itu pun diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Proses Hukum dan Pelanggaran
Kepemilikan dan pembawaan amunisi tanpa izin merupakan pelanggaran serius di Indonesia. ACRDCFN kini tengah diproses sesuai hukum yang berlaku. Berdasarkan laporan, pihak bandara langsung berkoordinasi dengan polisi setempat untuk menindaklanjuti temuan ini. Wanita Portugal itu diduga melanggar undang-undang yang mengatur tentang senjata api dan bahan peledak. Amunisi yang disita akan dijadikan barang bukti, sementara rencana keberangkatannya menuju Abu Dhabi batal dilaksanakan. Proses penyelidikan masih berlangsung untuk mengetahui maksud dan tujuan ia membawa puluhan butir amunisi tersebut tanpa dokumen.
Pihak bandara terus mengingatkan agar seluruh penumpang memperhatikan aturan ketat tentang barang bawaan, terutama yang menyangkut material berbahaya dan terlarang. Peristiwa ini sekaligus menjadi bukti efektivitas sistem keamanan Avsec Bandara I Gusti Ngurah Rai dalam mencegah potensi ancaman terhadap penerbangan internasional. Beritaseputar.com akan terus memantau perkembangan kasus ini dan menyampaikan informasi terbaru kepada pembaca.
Comments (0)