Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba Internasional di Dumai, Sabu 2 Kg Disita

Tim Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan internasional yang beroperasi di wilayah Dumai, Provinsi Riau. Dalam operasi yang berlangsung pad

Jul 06, 2026 - 13:22
0 0
Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba Internasional di Dumai, Sabu 2 Kg Disita

Tim Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan internasional yang beroperasi di wilayah Dumai, Provinsi Riau. Dalam operasi yang berlangsung pada akhir Juni 2026 tersebut, petugas menangkap seorang kurir berinisial Gunawan dan menyita barang bukti berupa sabu seberat 2 kilogram. Langkah ini dinilai sebagai pukulan telak bagi sindikat yang diduga kuat memiliki koneksi lintas negara.

Kronologi Operasi

Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya transaksi narkoba di Kabupaten Bengkalis, Riau. Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Subdit IV yang dipimpin oleh Kombes Handik Zusen langsung melakukan penyelidikan intensif. Pada Kamis, 25 Juni 2026, tim melancarkan teknik penyamaran dengan melakukan pembelian terselubung (undercover buy) terhadap sabu sebanyak 2 kilogram. Transaksi dilakukan melalui aset dengan sistem pembayaran tunai di tempat (COD) untuk memastikan keamanan petugas sekaligus mengamankan barang bukti. Tersangka Gunawan akhirnya ditangkap tanpa perlawanan berarti di wilayah Bengkalis.

“Tersangka atas nama Gunawan kami amankan di Bengkalis, Riau, dengan barang bukti 2 kilogram sabu atau jika dikonversikan ke rupiah senilai Rp 3,6 miliar. Dengan pengungkapan ini, 10 ribu jiwa terselamatkan,” kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, dalam keterangannya, Selasa (30/6/2026).

Sabu Bernilai Rp 3,6 Miliar

Menurut Brigjen Eko, sabu seberat 2 kilogram tersebut memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi. Jika dikonversikan, nilainya mencapai Rp 3,6 miliar di pasaran gelap. Lebih dari itu, peredaran narkotika jenis ini berpotensi merusak sekitar 10.000 jiwa pengguna. Keberhasilan operasi ini tidak hanya memutus mata rantai distribusi, tetapi juga menyelamatkan generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba.

Jaringan Internasional dan Modus Baru

Dari hasil pemeriksaan awal, terungkap bahwa sabu tersebut berasal dari jaringan internasional yang memanfaatkan jalur perairan di sekitar Dumai sebagai pintu masuk. Sindikat ini diduga menggunakan modus pengiriman barang campuran serta transaksi terselubung untuk menghindari deteksi aparat. Bareskrim Polri kini terus mengembangkan penyelidikan untuk mengidentifikasi pemasok utama dan kemungkinan keterlibatan pihak lain di luar negeri. Kerja sama dengan instansi terkait, termasuk Bea Cukai dan Badan Narkotika Nasional, juga diintensifkan guna memperkuat pengawasan di sepanjang perairan Riau.

Dampak dan Langkah Lanjutan

Penangkapan Gunawan dan penyitaan 2 kilogram sabu ini menjadi bukti nyata komitmen Bareskrim Polri dalam memberantas peredaran narkotika lintas batas. Media kami mencatat bahwa wilayah Dumai dan sekitarnya memang kerap diincar sebagai titik transit karena letaknya yang strategis di Selat Malaka. Dengan pengungkapan ini, polisi berharap dapat memberikan efek jera kepada para pelaku sekaligus memperkuat keamanan di jalur perairan. Masyarakat diimbau untuk terus berperan aktif melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing sebagai upaya pencegahan dini. Saat ini, tersangka Gunawan beserta barang bukti telah diamankan di Mapolda Riau untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
salsa-bintari

Reporter Komunitas. Reporter cerita komunitas dan tren lokal.

Comments (0)

User