Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Wakil Rektor UNY Buka Suara Usai Viral Debat dengan Mahasiswa Terkait Spanduk Kritik

Pihak Wakil Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Bidang Sumber Daya Manusia dan Hukum, Siswanto, akhirnya memberikan klarifikasi setelah video perdebatan antara dirinya dengan sejumlah mahasisw

Jul 06, 2026 - 13:33
0 1
Wakil Rektor UNY Buka Suara Usai Viral Debat dengan Mahasiswa Terkait Spanduk Kritik

Pihak Wakil Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Bidang Sumber Daya Manusia dan Hukum, Siswanto, akhirnya memberikan klarifikasi setelah video perdebatan antara dirinya dengan sejumlah mahasiswa menyebar luas di platform media sosial. Insiden yang terekam kamera ini memicu beragam reaksi publik, terutama setelah terdengar pernyataan Siswanto yang menyebut spanduk kritik para mahasiswa sebagai "sampah."

Kronologi Perdebatan

Video yang menjadi viral tersebut direkam oleh akun resmi lembaga pers mahasiswa dan beredar di Instagram. Dalam rekaman itu, terlihat suasana tegang saat Siswanto berhadapan langsung dengan mahasiswa yang membawa poster berisi kritik terhadap kebijakan kampus. Puncak perdebatan terjadi ketika Warek III UNY itu secara lantang menyebut spanduk yang dibawa oleh mahasiswa adalah "sampah" dan meminta mahasiswa untuk membuangnya. Cuplikan adegan ini sontak mengundang reaksi keras dari warganet yang menganggap pimpinan universitas tidak sepantasnya mengeluarkan pernyataan demikian.

Penjelasan Pihak Warek

Menanggapi polemik yang kian memanas, Siswanto memberikan penjelasan resmi kepada media kami. Ia menekankan bahwa reaksinya bukan tanpa sebab. Menurut keterangannya, aksi mahasiswa yang menggelar pertunjukan teatrikal di area gedung rektorat dilakukan tanpa mengantongi izin resmi dari pihak kampus. "Mereka tiba-tiba menggelar aksi teatrikal di depan rektorat. Tidak ada izin, tidak ada pemberitahuan resmi terlebih dahulu. Itu yang memicu saya untuk turun tangan," ujar Siswanto mengonfirmasi insiden tersebut.

Lebih lanjut, Siswanto mengklaim bahwa tindakannya mendatangi mahasiswa adalah untuk menjaga ketertiban di lingkungan kampus. Ia menyayangkan aksi spontan tersebut karena berpotensi mengganggu aktivitas akademik dan administrasi yang sedang berjalan di lingkungan rektorat. "Saya hanya mengingatkan bahwa dalam menyampaikan pendapat tetap ada aturan main yang harus dihormati," tambahnya.

Konteks Spanduk Kritik

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, spanduk yang menjadi pangkal masalah tersebut berisi kritik tajam terhadap kebijakan internal kampus dan isu-isu kemahasiswaan yang dinilai belum terselesaikan. Meski demikian, Siswanto menegaskan bahwa substansi kritik bukanlah akar permasalahan, melainkan metode penyampaiannya yang dianggap tidak sesuai prosedur.

Hingga berita ini diturunkan, pihak rektorat UNY belum mengeluarkan pernyataan resmi lebih lanjut terkait benturan antara mahasiswa dan pimpinan universitas ini. Sementara itu, beberapa elemen mahasiswa yang enggan disebutkan namanya menyayangkan pilihan diksi "sampah" yang dilontarkan oleh seorang pejabat akademik, karena dianggap tidak mendidik dan merendahkan aspirasi intelektual mahasiswa yang dijamin undang-undang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
salsa-bintari

Reporter Komunitas. Reporter cerita komunitas dan tren lokal.

Comments (0)

User