Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Solo - Warga digegerkan dengan penemuan seorang bayi di dalam toilet Kereta Api (KA) Sancaka jurusan Yogyakarta-Surabaya. Ironisnya, orang yang diduga sebagai pelaku hanya meninggalkan sejumlah perlengkapan bayi, seperti susu kotak dan beberapa helai pakaian, sebelum menghilang tanpa jejak.

Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, bayi mungil itu ditemukan pada Sabtu (4/7) oleh petugas kebersihan kereta api. Penemuan sontak memicu kepanikan di antara penumpang yang sedang melakukan

Jul 08, 2026 - 04:29
0 0
Solo  - Warga digegerkan dengan penemuan seorang bayi di dalam toilet Kereta Api (KA) Sancaka jurusan Yogyakarta-Surabaya. Ironisnya, orang yang diduga sebagai pelaku hanya meninggalkan sejumlah perlengkapan bayi, seperti susu kotak dan beberapa helai pakaian, sebelum menghilang tanpa jejak.

Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, bayi mungil itu ditemukan pada Sabtu (4/7) oleh petugas kebersihan kereta api. Penemuan sontak memicu kepanikan di antara penumpang yang sedang melakukan perjalanan. Petugas segera mengamankan area dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian setempat.

Kronologi Penemuan

Kapolsek Banjarsari, Kompol Harno, membenarkan adanya penemuan bayi tersebut. Ia menjelaskan bahwa bayi itu pertama kali diketahui ketika kereta sudah memasuki wilayah Solo. "Petugas kami langsung menuju ke lokasi setelah mendapatkan laporan dari awak kereta. Saat tiba di toilet, bayi dalam kondisi mengejutkan karena ditinggalkan begitu saja," ungkap Harno, Minggu (5/7).

Sayangnya, tidak ada identitas atau catatan apa pun yang menyertai bayi tersebut. Pihak berwenang hanya menemukan barang-barang sederhana yang sengaja ditinggalkan oleh pelaku pembuangan. "Ada (barang yang ditinggalkan), tapi kayaknya susu saja kemarin itu saya lihat. Susu kotak," jelas Harno kepada awak media.

"Petugas kami langsung menuju ke lokasi setelah mendapatkan laporan dari awak kereta. Saat tiba di toilet, bayi dalam kondisi mengejutkan karena ditinggalkan begitu saja," ungkap Harno.

Selain susu kotak, ditemukan pula beberapa potong baju bayi yang diduga sengaja disediakan sebagai bekal terakhir bagi korban. Namun, kondisi minimnya petunjuk membuat polisi kesulitan melacak identitas pelaku. Tim identifikasi dan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Surakarta langsung dikerahkan untuk menyelidiki lebih lanjut.

Tanggapan dan Kondisi Bayi

Beruntung, bayi tersebut ditemukan dalam keadaan selamat meski sempat kedinginan. Petugas kesehatan dari stasiun langsung memberikan pertolongan pertama sebelum akhirnya merujuk bayi ke rumah sakit terdekat untuk pemeriksaan menyeluruh. "Kondisi bayi stabil, tidak ada tanda-tanda kekerasan fisik. Saat ini kami fokus pada pemulihan kesehatannya sembari berkordinasi dengan dinas sosial terkait penempatan sementara," lanjut Harno.

Pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) turut mengutuk keras tindakan pembuangan bayi tersebut. Mereka menyayangkan aksi tidak bertanggung jawab yang membahayakan keselamatan penumpang, khususnya bayi yang tidak berdosa. KAI berkomitmen untuk bekerja sama penuh dengan kepolisian dalam mengusut tuntas kasus ini, termasuk memeriksa rekaman kamera pemantau (CCTV) di stasiun maupun di dalam kereta api.

Penyelidikan Berlanjut

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih memburu pelaku yang diduga kuat merupakan penumpang KA Sancaka rute Jogja-Surabaya. Harno menegaskan pihaknya akan memintai keterangan sejumlah saksi, termasuk kondektur dan petugas kebersihan, untuk mencari tahu kapan tepatnya bayi itu dibuang. "Kami mengimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini agar segera melapor ke kantor polisi terdekat. Kasus ini menjadi perhatian serius bagi kami," tutupnya.

Peristiwa ini menambah daftar panjang kasus pembuangan bayi di Indonesia yang kerap dipicu oleh faktor ekonomi, kehamilan tidak diinginkan, atau tekanan sosial. Media kami akan terus memantau perkembangan investigasi dan menyajikan informasi terkini kepada pembaca.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
andika-rivaldi

Reporter Ekonomi. Reporter isu ekonomi yang memengaruhi gaya hidup.

Comments (0)

User