Satu ‘Rayap Besi’ Pencuri Pagar Taman Flyover Kampung Melayu Dibekuk Polisi
Aksi pencurian pagar besi yang mengelilingi taman di bawah kolong jalan layang (flyover) Kampung Melayu, Jakarta Timur, akhirnya terungkap. Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Jatinegara berhasil meng
Aksi pencurian pagar besi yang mengelilingi taman di bawah kolong jalan layang (flyover) Kampung Melayu, Jakarta Timur, akhirnya terungkap. Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Jatinegara berhasil mengamankan satu orang terduga pelaku yang diduga merupakan bagian dari sindikat pencuri besi-besi fasilitas umum. Penangkapan ini menjadi titik terang setelah warga sekitar resah lantaran pagar pembatas taman tersebut raib digondol maling dalam beberapa waktu terakhir.
Kapolsek Jatinegara Kompol Samsono membenarkan penangkapan itu saat ditemui awak media, Rabu (8/7/2026). Ia menyebut pelaku yang diamankan merupakan satu dari komplotan yang beraksi mencuri material besi di area publik. Polisi kini masih mengejar pelaku lain yang terlibat dalam aksi penjarahan pagar taman tersebut.
"Sudah diamankan satu orang," kata Kompol Samsono.
Lebih lanjut, Samsono mengungkapkan bahwa berdasarkan keterangan warga, jumlah pencuri yang beraksi di taman flyover Kampung Melayu diperkirakan mencapai lima orang. Para pelaku diduga bergerak secara terorganisir dan menyasar pagar-pagar besi yang dianggap mudah dijual ke pengepul barang bekas. Saat ini, tim penyidik masih mengembangkan kasus ini untuk membongkar jaringan dan menangkap pelaku lainnya yang masih buron.
Menurut informasi yang dihimpun di lapangan, aksi pencurian pagar besi ini tidak berlangsung sekaligus, melainkan secara bertahap. Pelaku diduga membongkar bagian per bagian pagar pada malam hari saat situasi sekitar lengang. Material besi yang dicuri kemudian diangkut menggunakan kendaraan untuk segera dijual. Warga yang mulai curiga dengan hilangnya pagar secara bertahap akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Jatinegara, yang kemudian melakukan penyelidikan dan mengamankan satu pelaku.
Keberadaan pagar besi di taman bawah flyover sendiri sejatinya berfungsi sebagai pembatas antara area hijau dan jalan raya, sekaligus sebagai elemen estetika ruang publik. Hilangnya pagar tersebut tidak hanya mengurangi keindahan taman, tetapi juga menimbulkan potensi bahaya bagi pejalan kaki karena batas antara taman dan jalan menjadi tidak jelas.
Aparat kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya para pemulung dan pengepul besi tua, untuk tidak membeli barang-barang yang diduga berasal dari fasilitas umum. Kompol Samsono menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas segala bentuk pencurian aset negara dan fasilitas publik yang merugikan masyarakat luas.
Informasi ini dilaporkan oleh Beritaseputar.com berdasarkan keterangan resmi dari Polsek Jatinegara dan warga sekitar. Beritaseputar.com akan terus memantau perkembangan penangkapan komplotan ‘rayap besi’ ini dan menyajikan kabar terbarunya untuk Anda.
Comments (0)