MEDAN, Beritaseputar.com — Sinergi antara eksekutif dan legislatif di Kota Medan kembali menunjukkan hasil konkret. Anggota DPRD Kota Medan dari Daerah Pemilihan (Dapil) II, Saipul Bahri, secara terbuka menyatakan dukungan penuh terhadap program pembangunan infrastruktur yang digagas Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, di kawasan Medan Utara. Dukungan ini muncul setelah keduanya melakukan peninjauan lapangan bersama di tiga titik proyek vital di Kecamatan Medan Marelan pada Rabu (22/7).
Momen kolaboratif ini menjadi simbol kuat bahwa pembangunan kota bukan lagi sekadar janji politik, melainkan kerja nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Politisi Partai NasDem itu menegaskan bahwa langkah Wali Kota Medan merupakan jawaban atas jeritan warga yang selama bertahun-tahun mendambakan infrastruktur layak.
Proyek Strategis di Tiga Titik Vital Medan Marelan
Peninjauan yang dilakukan Wali Kota Medan bersama jajaran Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan, serta Camat Medan Marelan Zulkifli Syahputra Pulungan, menyasar tiga lokasi krusial: Kelurahan Terjun, Jalan Marelan III Tengah (Kelurahan Paya Pasir), dan Kelurahan Labuhan Deli. Ketiga titik ini dinilai sebagai urat nadi mobilitas warga Medan Utara yang selama ini kerap dikeluhkan karena kondisinya yang rusak parah.
Yang paling mencuri perhatian adalah proyek pengecoran di Jalan Marelan III Tengah. Pemerintah Kota Medan melalui dinas terkait tengah melakukan pengecoran jalan sepanjang ±915 meter dengan ketebalan sekitar 20 sentimeter. Spesifikasi ini dirancang untuk memberikan daya tahan optimal terhadap beban kendaraan dan kondisi cuaca tropis, sekaligus meningkatkan kualitas akses transportasi masyarakat secara signifikan.
"Di Jalan Marelan III Tengah, Pemko Medan melakukan pengecoran jalan sepanjang kurang lebih 915 meter dengan ketebalan sekitar 20 sentimeter," ujar Rico Waas saat diwawancarai di lokasi proyek.
Suara Warga yang Akhirnya Terjawab
Saipul Bahri, yang sehari-hari menyerap aspirasi konstituen di Dapil II, memahami betul penderitaan warga yang bertahun-tahun menghadapi jalan rusak. Baginya, pembangunan ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan penebusan janji atas harapan yang selama ini terpendam.
"Pembangunan jalan ini merupakan jawaban nyata atas aspirasi masyarakat yang selama bertahun-tahun mengeluhkan kondisi infrastruktur yang rusak dan menghambat aktivitas sehari-hari. Saya mendukung penuh langkah Pak Wali Kota dan jajaran Pemko Medan yang bergerak cepat merealisasikan perbaikan ini. Ini yang dibutuhkan warga Medan Utara." — Saipul Bahri, Anggota DPRD Kota Medan Dapil II, kepada awak media di sela peninjauan.
Pernyataan dukungan ini menegaskan bahwa tidak ada sekat antara legislatif dan eksekutif ketika menyangkut kepentingan rakyat. Justru, keduanya bahu-membahu memastikan setiap rupiah anggaran pembangunan benar-benar sampai dan bermanfaat bagi warga.
Komitmen Jangka Panjang untuk Medan Utara
Rico Waas tidak hanya meninjau progres fisik. Ia juga menekankan bahwa pembangunan infrastruktur di Medan Utara merupakan bagian dari komitmen jangka panjang pemerintahannya. Kawasan ini selama ini dianggap sebagai wilayah yang kurang tersentuh pembangunan dibandingkan pusat kota. Kehadiran langsung Wali Kota di lapangan menjadi sinyal kuat bahwa prioritas pembangunan kini bergeser ke wilayah-wilayah yang selama ini terpinggirkan.
Kepala Dinas SDABMBK Kota Medan, Khairul Azmi, yang turut mendampingi peninjauan, menjelaskan bahwa seluruh proyek akan terus dimonitor secara berkala untuk memastikan kualitas pekerjaan sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci agar kepercayaan publik terhadap pemerintah tetap terjaga.
Dukungan lintas sektor ini memberikan harapan baru bagi warga Medan Utara. Dengan alokasi anggaran yang tepat sasaran, pengerjaan teknis yang profesional, serta dukungan politik dari legislatif, pembangunan infrastruktur di kawasan ini diperkirakan akan terus berlanjut ke titik-titik lain yang masih membutuhkan sentuhan pembenahan.
Dampak Sosial dan Ekonomi
Perbaikan jalan sepanjang hampir satu kilometer dengan ketebalan 20 sentimeter di Jalan Marelan III Tengah diproyeksikan membawa dampak domino pada perekonomian lokal. Akses yang mulus akan memperlancar distribusi barang dan jasa, mempersingkat waktu tempuh warga menuju tempat kerja dan sekolah, serta membuka peluang usaha baru di sepanjang koridor jalan. Dalam jangka menengah, kenaikan nilai properti dan tanah di sekitar lokasi pembangunan juga menjadi efek ikutan yang lazim terjadi.
Kolaborasi antara Wali Kota Rico Waas dan Anggota DPRD Saipul Bahri ini menjadi model ideal bagaimana pemerintahan seharusnya berjalan: fokus pada solusi, bukan silo kepentingan. Warga Medan Utara kini memiliki alasan kuat untuk optimistis menyongsong masa depan yang lebih baik dengan infrastruktur yang memadai.
[SOCIAL_FB]: Kolaborasi Tanpa Sekat di Medan Utara — Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Anggota DPRD Saipul Bahri kompak tinjau proyek infrastruktur di tiga titik Medan Marelan. Pengecoran Jalan Marelan III Tengah sepanjang 915 meter dengan ketebalan 20 cm menjadi bukti nyata aspirasi warga dijawab dengan aksi. Dukungan penuh dari legislatif, kerja cepat dari eksekutif. Medan Utara kini bukan lagi wilayah yang terlupakan. Simak selengkapnya![SOCIAL_THREADS]: Thread 🧵: Di Medan Marelan, sinergi eksekutif-legislatif bukan cuma jargon. Wali Kota Rico Waas dan Anggota DPRD Saipul Bahri turun bareng tinjau proyek jalan. Hasilnya? Pengecoran 915 meter di Jalan Marelan III Tengah berjalan lancar. Tiga lokasi ditinjau. Aspirasi warga terjawab. Infrastruktur Medan Utara terus dibenahi. Gas terus, Pak Wali! 💪
Comments (0)