Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Rusia Tembak Jatuh 660 Drone Ukraina dalam Semalam

Moskow — Sistem pertahanan udara Rusia berhasil menembak jatuh sedikitnya 660 drone milik Ukraina dalam serangan semalam. Angka ini menjadi salah satu yang tertinggi tercatat sejak Kyiv melancark

Jul 08, 2026 - 05:32
0 0
Rusia Tembak Jatuh 660 Drone Ukraina dalam Semalam

Moskow — Sistem pertahanan udara Rusia berhasil menembak jatuh sedikitnya 660 drone milik Ukraina dalam serangan semalam. Angka ini menjadi salah satu yang tertinggi tercatat sejak Kyiv melancarkan serangan pesawat nirawak ke wilayah Rusia dalam konflik yang telah berlangsung empat tahun terakhir.

Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami dari pernyataan resmi Kementerian Pertahanan Rusia melalui platform negara, Max, pada Jumat (26/6/2026), ratusan drone tersebut dihancurkan di lebih dari selusin wilayah. Target penyergapan tersebar di ibu kota Moskow, wilayah sekitar, hingga Semenanjung Crimea yang dicaplok Rusia. Intervensi pertahanan udara juga dilakukan di atas Laut Hitam dan Laut Azov untuk menggagalkan manuver drone-drone yang datang dari berbagai arah.

"Sistem pertahanan udara bertugas semalam berhasil menetralisir 660 drone musuh," demikian bunyi pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia.

Wali Kota Moskow, Sergei Sobyanin, secara terpisah mengonfirmasi bahwa unit pertahanan udara yang berjaga di sekitar ibu kota telah mencegat setidaknya 47 drone yang menarget langsung kota Moskow. Tidak ada laporan korban jiwa atau kerusakan signifikan akibat serangan ini, meski otoritas setempat masih melakukan pemeriksaan di lapangan.

Serangan drone skala besar oleh Ukraina ke wilayah Rusia bukanlah hal baru, namun jumlah 660 unit yang ditembak jatuh dalam satu malam menunjukkan intensitas ofensif yang meningkat. Sejak konflik memanas, Kyiv rutin mengandalkan armada pesawat nirawak untuk menyasar infrastruktur militer dan logistik di dalam teritori Rusia. Moskow di sisi lain terus memperkuat lapisan pertahanan udaranya dengan kombinasi sistem rudal dan perang elektronik guna menghadapi ancaman serangan massal.

Pihak Ukraina belum memberikan komentar resmi terkait klaim Rusia ini. Dalam beberapa kesempatan sebelumnya, Kyiv seringkali tidak membenarkan maupun membantah operasi drone yang dilancarkannya ke wilayah Rusia, dengan dalih bahwa perang harus membawa konsekuensi langsung ke pihak agresor. Sementara itu, Kementerian Pertahanan Rusia menekankan bahwa seluruh drone berhasil dilumpuhkan sebelum mencapai target yang dituju, sebuah klaim yang sulit diverifikasi secara independen mengingat ketatnya kontrol informasi di tengah situasi perang.

Dengan jumlah drone yang terus bertambah di setiap gelombang serangan, para analis militer memperkirakan bahwa duel antara drone serang Ukraina dan sistem pertahanan udara Rusia akan semakin menentukan dinamika perang di front non-konvensional. Kedua belah pihak diprediksi akan terus menggenjot produksi serta inovasi di sektor teknologi pesawat nirawak untuk saling mengalahkan superioritas udara lawan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
rina-wulandari

Editor Hiburan. Editor hiburan dan budaya populer.

Comments (0)

User