Prancis Tundukkan Maroko 2-0, Mbappe-Dembele Antar Les Bleus ke Semifinal
Stadion MetLife, New Jersey, bergemuruh pada Kamis malam (10/7/2026) waktu setempat. Prancis, sang juara bertahan, membuktikan kelasnya sebagai raksasa sep
Stadion MetLife, New Jersey, bergemuruh pada Kamis malam (10/7/2026) waktu setempat. Prancis, sang juara bertahan, membuktikan kelasnya sebagai raksasa sepakbola dunia dengan menundukkan Maroko 2-0 dalam duel sengit perempat final Piala Dunia FIFA 2026. Dua gol spektakuler dari Kylian Mbappe dan Ousmane Dembele memastikan Les Bleus melaju mulus ke babak empat besar, menjaga asa untuk mempertahankan mahkota juara dunia yang mereka rebut empat tahun silam di Qatar.
Babak Pertama: Tekanan Tanpa Henti dari Prancis
Sejak peluit kick-off dibunyikan wasit asal Brasil, Raphael Claus, Prancis langsung mengambil inisiatif penuh. Formasi 4-2-3-1 racikan Didier Deschamps bekerja dengan presisi tinggi. Trio penyerang Mbappe-Dembele-Griezmann terus-menerus membombardir pertahanan Maroko yang dikawal kapten Romain Saiss. Statistik menunjukkan Prancis menguasai 63% penguasaan bola sepanjang babak pertama, dengan 8 tembakan mengarah ke gawang berbanding 2 milik Maroko. Meski demikian, kiper Yassine Bounou tampil gemilang dengan serangkaian penyelamatan krusial, termasuk menepis tendangan voli Antoine Griezmann di menit ke-23.
Mbappe Pecah Kebuntuan dengan Gol Kelas Dunia
Kebuntuan akhirnya terpecahkan pada menit ke-41. Berawal dari skema serangan balik cepat yang diinisiasi Eduardo Camavinga dari lini tengah, bola dialirkan ke sayap kiri melalui sprint eksplosif Mbappe. Dengan kecepatan dan kelincahan khasnya, striker Paris Saint-Germain itu melewati dua bek Maroko sebelum melepaskan tembakan melengkung ke sudut kanan atas gawang. Gol tersebut merupakan gol ke-7 Mbappe di turnamen ini, menempatkannya di puncak daftar pencetak gol sementara. Selebrasi khasnya—tangan disilangkan di dada—disambut gemuruh suporter Prancis yang memadati tribun.
Dembele Ganda Keunggulan di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Maroko berusaha bangkit dengan memasukkan Amine Harit dan Ez Abde untuk menambah daya gedor. Namun justru Prancis yang kembali menggandakan keunggulan pada menit ke-67. Ousmane Dembele, yang sepanjang laga menjadi ancaman konstan di sayap kanan, mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima umpan tarik mendatar dari Theo Hernandez. Dengan tenang, Dembele mengelabui Bounou dan menceploskan bola ke gawang yang sudah kosong. Gol ini seolah menjadi pukulan telak bagi semangat juang Singa Atlas yang mulai kehabisan energi.
"Kami tahu Maroko tim yang sangat solid secara defensif. Mereka membuat kami bekerja keras. Tapi kualitas individu Mbappe dan Dembele membuat perbedaan malam ini. Saya bangga dengan determinasi seluruh pemain," ujar Didier Deschamps dalam konferensi pers pasca-pertandingan.
Analisis Taktik: Kejeniusan Deschamps dan Kelemahan Maroko
Secara taktikal, Deschamps layak mendapat pujian. Keputusan memasang Aurelien Tchouameni sebagai jangkar tunggal memberi kebebasan bagi Camavinga dan Griezmann untuk merangsek ke depan. Sementara itu, duet bek tengah William Saliba dan Ibrahima Konate tampil nyaris tanpa cela, memenangi 85% duel udara dan melakukan 12 intersep sepanjang laga. Di kubu Maroko, kelelahan pasca-laga 120 menit melawan Spanyol di babak 16 besar tampak jelas. Akurasi operan mereka hanya 76%—terendah sepanjang turnamen—dan mereka gagal menciptakan peluang bersih dari permainan terbuka.
Jalan Menuju Final: Siapa Calon Lawan?
Dengan kemenangan ini, Prancis tinggal selangkah lagi menuju partai puncak. Mereka akan menghadapi pemenang laga antara Argentina dan Brasil yang dijadwalkan bertanding besok. Jika Argentina yang lolos, publik akan disuguhi ulangan final Piala Dunia 2022 yang legendaris itu. "Kami siap menghadapi siapa pun. Misi kami belum selesai," tegas Mbappe singkat saat diwawancarai di zona campuran. Statistik membuktikan dominasi Prancis: total tembakan 19 berbanding 5, umpan sukses 578 berbanding 312, dan pelanggaran hanya 8 kali sepanjang 90 menit—menunjukkan disiplin tinggi yang ditanamkan Deschamps.
Euforia kini menyelimuti Paris dan seluruh penjuru Prancis. Tanggal 14 Juli—yang bertepatan dengan Bastille Day—bisa menjadi hari bersejarah ganda jika Les Bleus melangkah ke final yang dijadwalkan lima hari setelahnya. Satu hal yang pasti: dengan Mbappe dan Dembele dalam performa puncak seperti ini, mimpi mempertahankan trofi Piala Dunia semakin dekat dalam genggaman.
[SOCIAL_TWEET]: Prancis terbang ke semifinal! Mbappe dan Dembele masing-masing mencetak gol untuk menundukkan Maroko 2-0. Les Bleus semakin dekat mempertahankan mahkota juara dunia. Mampukah mereka? #PialaDunia2026 #FRA #Mbappe[SOCIAL_TG]: 🇫🇷⚽ Prancis 2-0 Maroko! Mbappe (41') dan Dembele (67') mengantar Les Bleus ke semifinal Piala Dunia 2026. Lawan selanjutnya: Argentina atau Brasil. Siap-siap duel raksasa! 🔥🏆
Comments (0)