Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Pramono Resmikan RS Mayapada, Ingin Warga Tak Lagi Berobat ke Singapura

JAKARTA — Di tengah semilir angin pagi Jakarta Timur, Kamis (9/8/2026), sebuah cahaya baru dunia kesehatan menyala. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mene

Jul 09, 2026 - 18:36
0 0
Pramono Resmikan RS Mayapada, Ingin Warga Tak Lagi Berobat ke Singapura
JAKARTA — Di tengah semilir angin pagi Jakarta Timur, Kamis (9/8/2026), sebuah cahaya baru dunia kesehatan menyala. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menekan tombol peresmian seraya menatap bangunan megah di depannya: Rumah Sakit Mayapada Jakarta Timur (MHJT), rumah sakit kedelapan dari jaringan Mayapada Healthcare. Namun, acara ini lebih dari sekadar seremoni; ia adalah jawaban atas kegelisahan ribuan keluarga yang selama ini merasa harus “terbang” demi kesembuhan.

Sebuah Harapan yang Tertanam di Tanah Sendiri

Hadirnya MHJT menghidupkan narasi baru tentang kepercayaan masyarakat terhadap mutu layanan kesehatan dalam negeri. Selama bertahun-tahun, tak sedikit warga Jakarta yang rela merogoh tabungan ekstra demi berobat ke Penang atau Singapura—lokasi yang sering dianggap sebagai “kiblat” pengobatan berkualitas. Kini, Gubernur Pramono ingin menggeser persepsi itu. “Saya sangat berharap bahwa pengembangan Mayapada ini akan membantu Jakarta menjadi kota dengan kesadaran kesehatan yang lebih baik,” ujarnya di hadapan para undangan.

Kisah Keluarga yang Dulu Terbang, Kini Cukup Melangkah

Di sudut ruang tunggu yang masih harum cat baru, Ibu Rina (47), warga Cipayung, menyeka sudut matanya. Dua tahun lalu, ia harus menemani putra bungsunya ke Penang untuk operasi katup jantung—perjalanan yang menguras tenaga dan dana hingga hampir setengah miliar rupiah. “Sekarang ada rumah sakit begini di dekat rumah, saya rasanya seperti mimpi. Nggak perlu lagi paspor, nggak perlu lagi cemas mikirin biaya hidup di luar negeri,” tutur Rina lirih. Cerita serupa datang dari Bapak Hendra (55) yang istrinya rutin kontrol onkologi di Singapura. “Kalau fasilitas di sini benar-benar setara, ya kami jelas pilih di sini. Dukungan keluarga besar kan juga penting untuk semangat sembuh,” katanya. Suara-suara warga ini menjadi bukti bahwa kerinduan akan layanan kelas dunia di tanah sendiri bukan sekadar wacana.

Langkah Tegas Gubernur: Tidak Lagi Membandingkan dengan Dalam Negeri

Pramono Anung tak ingin MHJT hanya menjadi “bangunan baru”. Ia menginginkan standar yang berbeda: rumah sakit internasional dengan tolok ukur global. Dalam pidatonya, ia menekankan, “Saya sungguh berharap Rumah Sakit Mayapada ini menjadi rumah sakit internasional yang benchmark-nya, rujukannya, jangan lagi dengan rumah sakit yang ada di Indonesia.”
  1. Gubernur tiba dan meninjau stan pameran alat kesehatan canggih yang akan digunakan di MHJT, termasuk robot bedah generasi terbaru.
  2. Penandatanganan prasasti dan penekanan tombol sirine menandai beroperasinya rumah sakit kedelapan Mayapada yang berdiri di lahan 2,3 hektare.
  3. Pidato Gubernur Pramono Anung yang menyampaikan target agar Jakarta memiliki layanan kesehatan yang mampu menahan laju pasien ke luar negeri.
  4. Sesi dialog dengan warga di mana Pramono mendengar langsung cerita keluarga yang sebelumnya rutin berobat ke luar negeri dan kini berharap pada MHJT.
  5. Tur ke ruang rawat inap VIP dan pusat kardiovaskular yang dilengkapi peralatan diagnostik modern dan sistem telemedicine untuk konsultasi dengan spesialis global.

Menggenggam Asa, Menahan Langkah ke Luar Negeri

Pramono menutup rangkaian acara dengan optimisme yang menular. “Saya berharap bahwa ini akan menjadi pilihan bagi warga kita yang selama ini rumah sakitnya mau di Penang, di Singapura, udah nggak usah jauh-jauh. Di Jakarta aja, di Mayapada aja, karena mereka mempunyai fasilitas yang sungguh sangat baik dan lengkap,” tegasnya. Kini, ribuan mata menanti. Apakah MHJT mampu menjadi alasan bagi keluarga Indonesia untuk tetap menjejak dan sembuh di negeri sendiri? Bagi Ibu Rina dan keluarganya, jawabannya telah mulai terasa: harapan itu kini tak lagi berjarak ribuan mil, melainkan hanya beberapa langkah dari rumah.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User