Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Prabowo Heran Bahlil Dapat Tepuk Tangan Riuh: Gara-gara Harga BBM Nggak Naik?

Suasana penutupan Musyawarah Besar (Mubes) dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) 2026 di Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (23/6/2026) mendadak riuh rendah. Presiden Prabowo Subianto yang ha

Jul 08, 2026 - 19:29
0 1
Prabowo Heran Bahlil Dapat Tepuk Tangan Riuh: Gara-gara Harga BBM Nggak Naik?

Suasana penutupan Musyawarah Besar (Mubes) dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) 2026 di Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (23/6/2026) mendadak riuh rendah. Presiden Prabowo Subianto yang hadir di tengah para kiai dan anggota NU tak kuasa menahan heran saat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memperoleh sambutan bak pahlawan ketika namanya disebut.

Momen itu terjadi ketika Prabowo tengah menyapa satu per satu jajaran Kabinet Merah Putih yang turut mendampinginya. Sapaan terhadap sejumlah menteri berlangsung wajar, hingga tiba giliran Bahlil. Begitu nama sang menteri diucapkan, hadirin sontak menyambutnya dengan tepuk tangan yang jauh lebih keras dan panjang dibandingkan menteri lainnya.

"Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Saudara Bahlil Lahadalia," ucap Prabowo, yang langsung disambut gemuruh tepuk tangan dari ribuan peserta yang memadati lokasi acara.

Melihat respons tak biasa itu, Prabowo yang dikenal kerap melempar candaan dalam pidatonya, langsung bereaksi. Sambil tersenyum, ia menyinggung kebijakan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang sejauh ini tak juga mengalami kenaikan di era pemerintahannya. Kelakar ringan itu seolah membedah sebab di balik melambungnya popularitas Bahlil di mata warga NU saat itu.

"Ini tepuk tangannya meriah sekali. Saya sampai heran. Jangan-jangan ini semua karena harga BBM-nya nggak naik-naik ya?" demikian kira-kira seloroh Prabowo yang sontak membuat hadirin tertawa. Meski disampaikan dengan nada guyon, sindiran halus itu cukup telak menggambarkan beban politik yang kerap dipikul oleh menteri ESDM ketika harus mengumumkan penyesuaian harga BBM. Bahlil sendiri hanya tersipu malu dari kursi undangan, membalas dengan anggukan kecil sambil tetap tersenyum.

Keputusan pemerintah tidak menaikkan harga BBM subsidi—terutama Pertalite dan Solar—memang menjadi salah satu kebijakan yang disorot sekaligus diapresiasi publik. Di tengah gejolak harga minyak dunia yang fluktuatif, kestabilan harga di tingkat konsumen dianggap sebagai angin segar bagi masyarakat akar rumput. Banyak kalangan menilai Bahlil mampu mempertahankan kebijakan tersebut meskipun tekanan dari berbagai sektor ekonomi terus menguat.

Hadirin dari lingkungan Nahdlatul Ulama yang sebagian besar berasal dari pesantren dan basis massa pedesaan diyakini merasakan langsung dampak positif dari harga BBM yang tetap. Tidak heran jika sosok menteri yang menjaga agar biaya transportasi dan kebutuhan pokok tidak melonjak ini disambut bak idola. Bagi warga kecil, harga Pertalite yang stabil berarti ongkos ke sawah, ke pasar, atau ke pesantren tidak berubah, dan itu sangat berarti dalam mengelola ekonomi rumah tangga mereka.

Acara Penutupan Mubes dan Konbes NU 2026 sendiri berlangsung khidmat, diisi dengan rangkaian doa serta pidato kebangsaan. Namun, momen spontan antara Prabowo dan Bahlil itu menjadi pengingat bahwa kebijakan energi bukan sekadar urusan teknis kementerian, melainkan juga menyentuh sisi emosional dan keadilan sosial yang sangat dirasa masyarakat. Tepuk tangan riuh itu, dengan cara sederhana, menegaskan bahwa rakyat masih menaruh harapan besar agar beban biaya hidup mereka tetap terjaga.

Laporan tim Beritaseputar.com dari arena Mubes dan Konbes NU 2026 di Bangkalan merekam jelas bagaimana interaksi ringan namun penuh makna tersebut menjadi salah satu momen paling membekas sepanjang acara. Kelakar presiden dan sambutan meriah untuk Bahlil seakan menjadi simbol bahwa kebijakan populis yang pro-rakyat kecil tetap menjadi magnet politik yang kuat di tengah dinamika nasional.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
kartika-dewi

Fact Checker. Memverifikasi klaim gaya hidup dan tren.

Comments (0)

User