Welcome!

Unlock your personalized experience.
Sign Up

Prabowo Dianugerahi Lencana Emas Adhi Bhakti dari Tani Nelayan di Gorontalo

Presiden Prabowo Subianto menerima penghargaan Lencana Emas Adhi Bhakti Tani Nelayan Maha Utama dari Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) sebagai bentuk apresiasi atas perhatian dan komitmennya terhada

Jul 08, 2026 - 19:20
0 2
Prabowo Dianugerahi Lencana Emas Adhi Bhakti dari Tani Nelayan di Gorontalo

Presiden Prabowo Subianto menerima penghargaan Lencana Emas Adhi Bhakti Tani Nelayan Maha Utama dari Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) sebagai bentuk apresiasi atas perhatian dan komitmennya terhadap kesejahteraan petani dan nelayan di seluruh Indonesia. Penghargaan tertinggi dari organisasi tani nelayan ini diserahkan langsung oleh Ketua Umum KTNA Yadi Sofyan Noor dalam acara puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII yang berlangsung di GOR David-Tony, Limboto, Kabupaten Gorontalo, pada Rabu (24/6/2026). Suasana haru dan bangga menyelimuti ribuan peserta yang hadir dari berbagai penjuru Nusantara saat momen bersejarah itu terjadi.

Kehadiran Presiden di tengah keluarga besar petani dan nelayan disambut dengan antusiasme yang luar biasa. Lencana Emas Adhi Bhakti sendiri merupakan simbol penghormatan yang diberikan kepada tokoh yang dinilai telah memberikan kontribusi nyata dalam memajukan sektor pertanian dan perikanan nasional. Yadi Sofyan Noor mengungkapkan bahwa penganugerahan ini adalah wujud terima kasih dari akar rumput atas sejumlah kebijakan pemerintah yang berpihak pada petani dan nelayan, mulai dari peningkatan akses pupuk bersubsidi, pembangunan infrastruktur irigasi, hingga jaminan harga komoditas yang lebih stabil.

Pesan dan Makna di Balik Penghargaan

Dalam sambutannya, Yadi Sofyan Noor menekankan betapa pentingnya momentum Penas XVII sebagai ajang silaturahmi sekaligus konsolidasi kekuatan sektor agraris. Pihaknya berharap sinergi antara pemerintah dan organisasi tani terus diperkuat demi mewujudkan kedaulatan pangan nasional.

"Kehadiran Bapak Presiden pada ajang PENAS XVII ini menjadi kehormatan sekaligus penyemangat bagi kami, keluarga besar KTNA, untuk terus berkontribusi dalam pembangunan pertanian nasional. Lencana ini adalah simbol terima kasih kami atas komitmen nyata beliau kepada petani dan nelayan," ujar Yadi.

Presiden Prabowo dalam kesempatan itu juga menyampaikan apresiasinya. Ia menegaskan bahwa petani dan nelayan adalah tulang punggung ketahanan pangan bangsa yang harus terus diberdayakan. Pemerintah berjanji akan mendorong modernisasi alat pertanian, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta perluasan akses pasar bagi hasil produksi agar kesejahteraan para pelaku sektor ini semakin meningkat.

Penas XVII, Panggung Kolaborasi dan Inovasi

Ajang Penas Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo tak hanya menjadi tempat penganugerahan, tetapi juga panggung pertemuan berbagai pemangku kepentingan. Pameran teknologi pertanian, pasar tani, dan diskusi panel yang digelar sepanjang acara menunjukkan semangat inovasi dan kolaborasi untuk menghadapi tantangan global di bidang pangan. Penghargaan Lencana Emas Adhi Bhakti pun menjadi puncak yang mengukuhkan kembali hubungan erat antara pemerintah dan komunitas pertanian akar rumput.

Dengan pengakuan ini, KTNA optimistis sektor pertanian dan perikanan Indonesia akan semakin tangguh dan berdaya saing. Penganugerahan tersebut juga menjadi bukti bahwa kepedulian yang konsisten terhadap petani kecil dan nelayan tradisional mendapat tempat istimewa di hati para penerima manfaat. Informasi selengkapnya mengenai perkembangan sektor pertanian nasional dapat Anda ikuti melalui laporan khusus dari Beritaseputar.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
kartika-dewi

Fact Checker. Memverifikasi klaim gaya hidup dan tren.

Comments (0)

User